“Anda harus tampil konsisten di level tertinggi. Itulah tantangan sesungguhnya bagi Rashford.”
Baca Juga: FIBA EuroBasket 2025 Cetak Rekor Baru, Impresi Media Sosial Tembus 9,2 Miliar
Tuchel menegaskan bahwa kemampuan alami saja tidak cukup tanpa kedisiplinan dan etos kerja.
“Ini bukan sekadar soal bakat. Ini soal bagaimana dia membuktikan diri di klub maupun di tim nasional."
"Jika tidak, dia akan menyesal 10 tahun mendatang karena menyia-nyiakan kesempatan besar,” tambah Tuchel.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Shin Tae-yong Dipecat PSSI Menurut Andre Rosiade
Peringatan tersebut bukan tanpa alasan.
Rashford sempat mengalami penurunan performa signifikan pada musim 2024–2025, di mana ia gagal menunjukkan ketajaman yang sama seperti dua musim sebelumnya.
Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, bahkan pernah menyinggung gaya hidup Rashford yang dianggap tidak profesional dan berdampak langsung pada performanya di lapangan.
Baca Juga: IBL Rilis Regulasi 2026: Pertahankan Format Home and Away, Komposisi Pemain Diperbarui
“Setiap pemain tahu bahwa gaya hidup yang tidak teratur akan berpengaruh pada performa."
"Jika Anda tidak disiplin di luar lapangan, mustahil bermain maksimal di kompetisi seketat Premier League,” ujar Ten Hag, dikutip dari Sky Sports.
Kini, di tengah sorotan publik dan harapan tinggi dari Barcelona, Rashford berada di persimpangan penting kariernya.
Baca Juga: Bukayo Saka Pecahkan Rekor Gol yang Bertahan 86 Tahun dalam Sejarah Sepak Bola Inggris
Di satu sisi, ia mulai kembali menunjukkan potensi besar yang sempat membuatnya digadang-gadang sebagai bintang masa depan Inggris.
Artikel Terkait
Kembalinya Air Jordan 17 Low dalam Warna Hitam dan Krom
Prediksi Latvia Vs Inggris: Clean-Shell Tuchel Siap Amankan Kualifikasi Piala Dunia
Usai Jeda Internasional Persib Siap Tempur Hadapi PSBS Biak di Super League 2025/26
Super League Kembali Bergulir Usai Jeda Internasional, Ini Jadwal Pertandingan Pekan ke-9
Dewa United Siap Meladeni Permainan Madura United FC di Banten International Stadium