SportlinkNews - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut dirinya bersikap pilih kasih terhadap dua pemainnya, Marcus Rashford dan Lamine Yamal.
Rumor tersebut mencuat di tengah padatnya jadwal Blaugrana pada musim 2025–2026, dan sempat memunculkan perdebatan di kalangan pendukung klub.
Isu bermula ketika Marcus Rashford, yang didatangkan Barcelona sebagai pemain pinjaman dari Manchester United, dikabarkan mendapatkan perlakuan tidak adil dari Flick.
Baca Juga: Aroma Penuh Dendam di Laga Super League 2025/25 Semen Padang FC vs Bhayangkara FC
Pemain asal Inggris itu dicadangkan saat laga kontra Getafe pada pekan kelima Liga Spanyol.
Keputusan Flick menepikan Rashford disebut sebagai bentuk hukuman atas tindakan indisipliner sang pemain yang terlambat hadir dalam pertemuan tim.
Namun, rumor menjadi ramai karena Lamine Yamal, yang juga disebut pernah melakukan pelanggaran serupa, tetap dimainkan dalam laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Baca Juga: Sempat Kehilangan Pola Main, Kini Mario Lemos akan Bawa Persijap Kalahkan Bali United FC
Situasi itu memunculkan tudingan adanya “standar ganda” dalam kebijakan disiplin Flick.
Menanggapi hal tersebut, Hansi Flick menepis keras tuduhan tersebut. Dalam konferensi pers, pelatih asal Jerman itu menyebut kabar tersebut sebagai rumor tidak berdasar.
Ia menegaskan, semua keputusan yang diambil selalu berdasarkan kedisiplinan dan profesionalisme pemain, bukan karena faktor pribadi.
Baca Juga: MotoGP Australia: Raul Fernandez Akhirnya Naik Podium, Bezzecchi Tampil Impresif di Phillip Island
“Saya ingin tahu dari mana rumor itu berasal. Itu sungguh omong kosong,” ujar Flick seperti dikutip dari DailyStar.
Artikel Terkait
Napoli Dibungkam Mantan, Conte Salahkan Billy Gilmour
Man City 2 Everton 0 : Erling Haaland Makin Menakutkan, 2 Gol dalam 5 Menit
Potongan Rambut Baru Ronaldo Disukai 5 Juta Penggemar
Pakar Universitas Merintis Aplikasi Pencari Bakat Sepak Bola Menggunakan AI
Menang Dramatis, Budi Setiawan Raih Emas Sambo untuk Kudus