SportlinkNews - Barcelona berharap dapat melanjutkan performa sempurna El Clasico dari musim lalu saat menghadapi Real Madrid pada hari Minggu, 26 Oktober 2025.
Barcelona akan bertandang ke Santiago Bernabeu sebagai tim yang tidak diunggulkan, dan jika ingin meraih kemenangan lagi, lini pertahanan mereka harus berada dalam performa terbaiknya.
Pau Cubarsi hampir pasti akan menjadi starter. Tapi belum ada kepastian siapa yang akan menjadi pasangannya.
Baca Juga: La Liga Batalkan Pertandingan Villarreal Vs Barcelona di Miami
Di matanya, keduanya sangat mumpuni, seperti yang ia katakan kepada RAC1 (via Sempre Barca).
Ia juga berbicara tentang posisinya sebagai bek tengah kiri musim ini, yang ia lakukan setelah kepergian Inigo Martinez di musim panas.
"Saya merasa sangat nyaman dengan Eric. Eric adalah pemain yang luar biasa – distribusi bolanya luar biasa," kata Pau Cubarsi.
"Saya melihat Araujo bermain sangat baik; dia sangat pekerja keras dan memiliki mentalitas yang kuat. Semua orang di tim sangat senang dengannya."
Baca Juga: Krisis Belum Usai, Barcelona Terungkap Masih Miliki Utang Fantastis Rp3 Triliun
Araujo dikatakan kapten yang hebat dan selalu membantunya di dalam dan luar lapangan. Dia adalah salah satu orang pertama yang mendukungnya.
"Saya belum banyak bermain di sisi kiri, jadi rasanya agak baru bagi saya, tetapi itu juga membantu saya berkembang sebagai pemain," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan tidak banyak berubah, meskipun ketika ia bermain di sisi kanan, karena ia lebih sering melakukannya.
Baca Juga: Klasemen La Liga: Mbappe Bawa Real Madrid ke Puncak Lengserkan Barcelona
"Saya menemukan ruang dan pemain bebas dengan lebih cepat. Saya suka sisi kiri, dan itu akan membantu saya di masa depan," tandasnya.
Artikel Terkait
Hansi Flick Menginspirasi Perubahan Posisi Bek Barcelona
French Open 2025: Pelan-Pelan Balik ke Performa Terbaik, Felisha Puas Meski Kalah dari Thailand
Klasemen Liga Conference: Fiorentina Memuncaki dengan Awal Sempurna
Klasemen Liga Europa: Bologna dan Roma Terpuruk
Gasperini: Pemain Roma Perlu Ngaca Usai Tiga Kali Keok di Kandang