Xavi merespons dengan penuh antusiasme.
Baca Juga: Kaleb Remot Istirahat Panjang, Dewa United Atur Ulang Strateginya Jelang IBL 2026
Mantan gelandang timnas Spanyol itu melihat kepulangan Messi sebagai peluang berharga bagi Barcelona.
Dalam kurun 10 hingga 15 hari setelah panggilan pertama itu, keduanya intens berkomunikasi, bertukar ide, membahas peran Messi, hingga akhirnya mencapai kesepakatan.
Messi pun menerima peran yang berbeda, menyadari bahwa ia tidak lagi berada pada fase usia 20-an saat masih memegang kendali penuh atas permainan.
Baca Juga: Marciano Norman Minta Skateboard Terus Dikembangkan Demi Meraih Prestasi Olimpiade
Rencana tersebut semakin matang pada Februari 2023.
Messi bahkan mengundang Xavi untuk membicarakan langkah lebih jauh demi mempercepat proses kepulangannya.
Memasuki April, peluang Messi kembali ke Barcelona kian terbuka lebar.
Baca Juga: Pelepasan Kontingen Indonesia Menuju SEA Games Masih Tunggu Kepastian Presiden Prabowo
Kontrak dua tahun telah disusun dan hanya menunggu finalisasi administratif sebelum ditandatangani.
Namun, di tengah optimisme itu, muncul kabar mengejutkan yang memutus mimpi Messi untuk kembali.
Ayah sekaligus agennya, Jorge Messi, menelepon Xavi dan menyampaikan pesan yang meruntuhkan seluruh rencana.
Baca Juga: Juventus Bidik Kemenangan Pertama di Liga Champions dengan Taruhan Rp 503 Miliar
"Mereka bilang itu tidak akan terjadi, LaLiga tidak memberi lampu hijau," ujar Jorge.
Artikel Terkait
Borneo FC Masih Berjaya di Puncak Klasemen Super League 2025/26 Usai Pekan ke-13, Persija Membuntuti
Pengakuan Sahabat Michael Schumacher yang Memilukan Tentang Kesehatan Legenda F1
Bodo Glimt Vs Juventus: Begini Perkiraan Susunan Pemain, Spalletti Merasa Inferior
SEA Games 2025: Mengapa Timnas U-22 Hanya Ditargetkan Perak? Ini Penjelasan Erick Thohir
Kemenangan Milan atas Inter Picu Perdebatan, Massimiliano Allegri Dipuji dan Dikritik