SportlinkNews - Real Madrid kembali meraih kemenangan, tapi hasil itu masih belum memuaskan penggemar. Los Blancos hanya mampu menang tipis 2-1 atas Rayo Vallecano pada laga terakhir LaLiga sehingga menimbulkan tanda tanya soal performa tim di bawah asuhan Alvaro Arbeloa.
Pertandingan berlangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (1/2), dengan Real Madrid unggul cepat melalui gol Vinicius Junior. Namun, dominasi awal mereka sempat teredam setelah Rayo Vallecano menyamakan skor di babak kedua lewat Jorge de Futos.
Situasi memihak Real Madrid ketika gelandang Rayo Vallecano, Pathe Ciss, dikartu merah menjelang 10 menit terakhir. Meski begitu, kemenangan baru tercipta melalui penalti Kylian Mbappe di injury time, menutup laga dengan skor 2-1.
Baca Juga: Parma 1-4 Juventus: Bremer Tampil Impresif dengan Dua Gol Langka
Sorakan kecewa terdengar dari tribune yang ditujukan kepada Mbappe dan rekan-rekannya. Banyak Madridista menilai kemenangan ini tidak cukup memuaskan, menyoroti performa Real Madrid yang belum meyakinkan.
Sejauh ini, Real Madrid di bawah Arbeloa mengoleksi empat kemenangan dan dua kekalahan dari enam pertandingan. Tim telah mencetak 15 gol dan kemasukan delapan gol, angka yang menunjukkan ketidakkonsistenan, terutama di lini pertahanan.
Meski masih berada di posisi dua besar klasemen LaLiga, tantangan berat menanti Real Madrid di Liga Champions. Tim harus menghadapi Benfica dalam play-off fase gugur, di mana kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
Baca Juga: Real Madrid Menerima Diagnosis Awal Cedera Jude Bellingham
Arbeloa menegaskan peningkatan performa tim membutuhkan waktu. Ia menilai bahwa anak asuhnya sudah menunjukkan beberapa sinyal positif, walau masih ada banyak yang harus diperbaiki.
"Saya bukan Gandalf, si Penyihir Putih juga. Apa yang saya inginkan dari para pemain adalah apa yang saya saksikan: komitmen, sikap," kata Arbeloa dikutip AS.
Selain itu Arbeloa menekankan kualitas individu saja tidak cukup. Konsistensi menjadi faktor kunci untuk mempertahankan performa di level tertinggi, terutama di kompetisi domestik dan Eropa.
Baca Juga: Tabrakan dengan Rekan Setim Arsenal, Anneke Borbe Ditandu Keluar Lapangan dengan Penyangga Leher
"Tapi kami harus paham bahwa kualitas saja tidak cukup di sini; kuncinya adalah konsistensi. Dan kami akan bekerja untuk mencapainya karena ini adalah Real Madrid, dan untuk mengalahkan Rayo Vallecano, kami perlu melakukan lebih dari tim-tim lainnya di LaLiga. Seperti ketika kami pergi ke Villarreal atau Valencia," ucapnya.
Kemenangan tipis atas Rayo Vallecano menjadi pengingat bagi Real Madrid. Saat ini Si Putih menduduki posisi kedua klasemen tertinggal satu angka dari Barcelona yang berada di pucuk mengemas 55 poin.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik: Duel Sarat Sejarah Benfica vs Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions: Gol Sensasional Trubin Lengkapi Penderitaan Real Madrid
Liga Champions: Ini Alasan Jose Mourinho Menyuruh Trubin Maju ke Depan Gawang Real Madrid dan Mencetak Gol
Real Madrid Dipermalukan Benfica, Arbeloa Sebut Banyak Hal Harus Diperbaiki
Real Madrid Menerima Diagnosis Awal Cedera Jude Bellingham