SportlinkNews - LaLiga Spanyol kembali menjadi sorotan setelah penundaan mendadak pertandingan Real Oviedo kontra Rayo Vallecano. Kapten Oviedo, Santi Cazorla, menilai kompetisi tersebut masih tertinggal dibandingkan Liga Primer dalam hal profesionalisme dan manajemen.
Pertandingan yang dijadwalkan akhir pekan lalu harus dibatalkan hanya beberapa jam sebelum sepak mula. Langkah tersebut diambil karena kekhawatiran keselamatan lapangan di Stadion Vallecas.
Keputusan mendadak tersebut memicu kritik dari pihak Oviedo, mengingat tim dan suporter sudah berada di Madrid untuk laga ini. Klub bahkan menyatakan mempertimbangkan langkah hukum terkait keputusan LaLiga itu.
Baca Juga: Font Pada Seragam Argentina Messi Sepanjang Tahun
"Kenyataannya, LaLiga tertinggal sangat jauh dari Liga Primer dalam segala hal," tulis Cazorla di akun media sosialnya.
Cazorla memiliki pengalaman panjang di Liga Primer saat memperkuat Arsenal antara 2012 hingga 2018, dengan meraih dua gelar Piala FA. Pemain yang kini berusia 41 tahun itu kembali ke klub masa kecilnya, Oviedo, pada Agustus 2023.
Musim lalu, Cazorla berperan penting membantu Oviedo promosi ke LaLiga, namun saat ini klub sedang berada di posisi dasar klasemen. Tim hanya mencatat tiga kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Baca Juga: Hasil Asian Indoor Athletics 2026: Atletik Indonesia Fokus Evaluasi Menuju Asian Games
Penundaan pertandingan menambah frustrasi pemain dan suporter yang sudah melakukan perjalanan ke Madrid, menyoroti masalah komunikasi dan koordinasi dalam kompetisi.
Cazorla menegaskan bahwa profesionalisme liga, termasuk pemberitahuan keputusan darurat, masih jauh di bawah standar liga-liga top Eropa, khususnya Premier League.
Oviedo sendiri berusaha mengelola situasi sambil tetap fokus pada upaya bertahan dari degradasi. Klub menghadapi tekanan tambahan karena jadwal padat dan kompetisi yang semakin ketat.
Baca Juga: Yamaha Akui Motornya Butuh Lebih Banyak Tenaga, Siapkan Pengaturan untuk Tes Buriram
Kasus ini memicu perdebatan tentang bagaimana LaLiga menangani keselamatan pemain dan kepentingan klub serta suporter, terutama dalam keputusan yang dibuat secara mendadak.
Kritik Cazorla menyoroti bahwa pengalaman internasional pemain veteran bisa menjadi refleksi bagi liga untuk meningkatkan standar operasional dan profesionalisme di level tertinggi sepak bola Spanyol.
Artikel Terkait
Kisah Gagalnya Lionel Messi Kembali ke Barcelona: Dari Telepon Xavi hingga Ditolak LaLiga
Kolaborasi Bitget dan LALIGA Hadirkan Kampanye Baru bersama Julián Alvarez
Pendapatan LALIGA Melejit, Hak Siar Tembus €6,135 Miliar
Perkuat Kerja Sama dengan Spanyol, Delegasi China Kunjungi Markas LaLiga di Madrid
Lamine Yamal Sebut LaLiga Paling Sulit, Barcelona Harus Konsisten