Kasus serupa juga pernah mengguncang Liga Inggris saat Arsenal memutuskan untuk memecat kit man senior bernama Mark Bonnick tahun lalu. Bonnick, yang telah mengabdi selama 22 tahun di klub London Utara tersebut, diberhentikan setelah menunjukkan dukungannya kepada Palestina melalui media sosial.
Sama seperti kasus El Ghazi, Mark Bonnick juga menyeret manajemen The Gunners ke meja hijau untuk memprotes keputusan pemecatan tersebut. Berbagai insiden ini menunjukkan betapa besarnya risiko profesional yang harus dihadapi oleh setiap elemen klub sepak bola ketika bersinggungan dengan isu global yang sensitif.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Barcelona 1-0 Celta Vigo: Habis Cetak Lamine Yamal Cedera, Harus Absen Hingga Akhir Musim
Hansi Flick Kecam Keputusan Gol Barcelona Dianulir, Bereaksi Terhadap Cedera Lamine Yamal
Tumbal Kemenangan Barcelona, Lamine Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, Pakai Kaus Anti-Madridista Saat Barcelona Parade Juara