Di sisi lain, LALIGA juga mengklaim telah membangun budaya organisasi berbasis AI dengan memberikan pelatihan kecerdasan buatan kepada seluruh karyawannya, termasuk pemahaman mengenai regulasi AI terbaru di Uni Eropa.
Melalui Tech Powerhouse 2026, LALIGA berharap publikasi tahunan ini menjadi referensi bagi industri olahraga dalam memahami perkembangan teknologi di sepak bola.
Laporan tersebut juga diharapkan mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas kompetisi, performa atlet, dan pengalaman penggemar pada masa depan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Google dan LALIGA Perkuat Aliansi Lawan Pembajakan Digital
Kompetisi LaLiga Disaksikan Langsung 17,5 Juta Penonton di Stadion Selama Musim 2025/26
LALIGA dan APPS Protes FIFA Gandeng ExpressVPN sebagai Sponsor Piala Dunia 2026
Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026
Ketegangan Meningkat, Bos LaLiga Pertanyakan Tata Kelola FIFA di Bawah Gianni Infantino