Protes Tindakan Aparat, Barcelona Batalkan Penghormatan Juara Piala Dunia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:05 WIB
Presiden Barcelona Joan laporta kecam keputusan wasit.
Presiden Barcelona Joan laporta kecam keputusan wasit.

SportlinkNews - Manajemen Barcelona membatalkan seluruh agenda upacara penghormatan bagi para penggawa mereka yang sukses menjuarai Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul insiden kericuhan dan dugaan tindak kekerasan aparat yang terjadi menjelang laga kontra Elche pada akhir pekan lalu.

Kericuhan di luar Stadion Martínez Valero pada Minggu (23/8) waktu setempat menjadi pemicu utama pembatalan seremoni tersebut. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah personel polisi berseragam lengkap terlihat menahan seorang suporter muda Barcelona usai melayangkan pukulan pentungan.

Pihak berwenang sejauh ini belum merilis alasan resmi terkait penangkapan suporter yang hanya memberikan perlawanan tangan kosong sembari menghindar tersebut. Namun, penindakan itu diduga kuat dipicu oleh aksi suporter yang membawa serta mengibarkan bendera Estelada khas wilayah Catalan.

Baca Juga: Arema FC Terus Perbaiki Permainannya, Marcos Santos: Kami akan Jauh Lebih Baik Lagi

Gelombang kecaman luas langsung berdatangan dari berbagai pihak usai rekaman tindakan keras aparat tersebut mendadak viral di media sosial. Kubu Blaugrana menilai aksi represif pihak kepolisian telah mencederai hak serta prinsip dasar kebebasan berekspresi para pendukung.

Dampak dari eskalasi situasi tersebut memaksa direksi Barcelona meniadakan seremoni yang semula dijadwalkan bergulir sebelum laga kontra Athletic Bilbao. Laga pembuka di Camp Nou tersebut sedianya bakal digelar pada Jumat (28/8) dini hari WIB.

Padahal, sebanyak 11 pemain dari kedua tim tercatat menjadi bagian dari skuad Spanyol yang sukses merengkuh trofi Piala Dunia 2026. Pembatalan ini sengaja diambil guna meredam tensi politik mengingat pengibaran bendera Estelada merupakan tradisi rutin di laga kandang Barcelona.

Baca Juga: Alfharezzi Buffon Pindah ke Dewa United dengan Status Pinjaman

"Upacara penghormatan bagi para juara dunia itu tidak akan dilaksanakan. Acara tersebut tidak akan digelar karena situasinya dianggap kurang tepat. (Federasi Sepak Bola Spanyol) memahami keputusan ini," kata Presiden Barcelona Joan Laporta dikutip ESPN.

"Sepak bola seharusnya menjadi sarana pemersatu, bukan pemicu konflik tertentu. Bendera Estelada mencerminkan aspirasi banyak pendukung Barça dan masyarakat Catalan. Hal ini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi."

"Kami mengecam dan menolak tindakan berlebihan aparat polisi nasional yang melakukan kekerasan terhadap pendukung Barça karena membawa bendera Estelada sebelum melawan Elche. Kami menuntut agar tindakan ini-setelah fakta-faktanya dipastikan kebenarannya-ditindaklanjuti dengan hukuman dan sanksi yang setimpal."

Baca Juga: Persebaya Tutup Pemusatan Latihan di Thailand, Kondisi Fisik Pemain Kembali Prima

"Kami berharap hukuman yang tepat dapat menjamin bahwa masyarakat Catalan dan pendukung Barça bisa mengibarkan bendera tersebut tanpa rasa takut akan kekerasan fisik ataupun stigmatisasi dari aparat keamanan negara."

Sebagai catatan, seluruh klub yang menyumbang pilar untuk skuad La Furia Roja pada Piala Dunia 2026 sebenarnya telah merampungkan agenda seremoni masing-masing. Langkah pembatalan ini menempatkan Barcelona sebagai satu-satunya tim yang meniadakan acara khusus tersebut.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ESPN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mourinho Tidak Nyaman Namanya Diteriaki di Bernabeu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tanpa Penyerang Murni, Barcelona Pesta Gol di Elche

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Mourinho Membela Vinicius dari Tindakan Perundungan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Prediksi Elche vs Barcelona: Ambisi Juara Bertahan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:31 WIB
X