SportlinkNews - Laga sengit mewarnai pekan perdana LaLiga musim 2026/27 saat Real Madrid bertandang ke markas Espanyol. Bertanding di RCDE Stadium pada Minggu (23/8) dini hari WIB, Los Blancos berhasil membawa pulang kemenangan 2-1.
Kendati sukses meraih poin penuh, pertandingan tersebut diwarnai insiden perlakuan kasar terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Pelatih Los Blancos, Jose Mourinho, lantas pasang badan membela anak asuhnya tersebut.
Mourinho menilai para pemain Espanyol beserta publik tuan rumah secara sengaja terus melakukan provokasi terhadap Vinicius. Ia merasa perlakuan yang diterima pemain asal Brasil tersebut sudah melampaui batas kewajaran.
Baca Juga: Gicquel/Delrue Ukir Sejarah, Prancis Raih Emas Perdana Kejuaraan Dunia
Ketegangan di lapangan sudah langsung memanas sejak babak pertama dimulai. Vinicius sempat dijatuhkan secara kasar oleh pemain Espanyol, Alex Calatrava, pada menit-menit awal pertandingan.
Situasi kian memanas setelah Calatrava melayangkan tendangan ke arah Vinicius yang sudah terjatuh di lapangan. Para pemain Real Madrid langsung melancarkan protes keras atas tindakan terlarang tersebut.
Namun, kepemimpinan wasit di lapangan menjadi sorotan karena tidak memberikan sanksi kartu kepada Calatrava. Keputusan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari kubu Real Madrid.
Baca Juga: Uji Coba Bareng Bali United FC, Pelatih PSIM Jogja Akui Penyelesaian Akhir Pemainnya Masih Buruk
Mourinho menegaskan tindakan kasar serta intimidasi terhadap Vinicius bukan insiden biasa. Menurutnya, hal tersebut merupakan pola provokasi terencana yang kerap dilakukan tim lawan secara bergantian.
"Vini memang bukan santo, tapi apa yang orang-orang lakukan kepadanya terlalu berlebihan," kata Mourinho seperti dilansir ESPN.
Mourinho menambahkan strategi pelanggaran beruntun tersebut sengaja dirancang untuk memancing emosi Vinicius. Lawan saling berbagi tugas melanggar demi menghindari hukuman akumulasi kartu kuning dari wasit.
Baca Juga: Tiga Tim Promosi Liga Primer Awali Laga Perdana, Hull dan Ipswich Gemilang, Coventry Merana
"Itu dimulai di menit pertama. Itu sesuatu yang punya format, satu lawan ke lawan lainnya dan ke yang lainnya, 'aku melanggar dia, lalu kamu melanggar dia, kalau aku dapat kartu kuning, kamu yang melakukannya ..."
Ekskalasi provokasi secara bertubi-tubi tersebut dinilai sangat mengganggu fokus bertanding Vinicius di lapangan. Oleh karena itu, Mourinho secara khusus meminta sang pemain untuk tetap menjaga ketenangan emosionalnya.
Artikel Terkait
Alasan Utama Real Madrid Enggan Saingi Barcelona dalam Perburuan Rodri
Sejajarkan AC Milan dengan Real Madrid, Luka Modric Percaya Diri Tatap Musim Baru
Hargai Keputusan Rodri Pilih Barca, Mourinho Tegaskan Standar Tinggi Real Madrid
Jose Mourinho Tegaskan Real Madrid Tidak Punya Titik Lemah
Espanyol 1 - 2 Real Madrid: Espi Menandai Debut Mourinho dengan Manis