SportlinkNews - Penyerang RCD Mallorca, Vedat Muriqi, menjadi sosok penentu kemenangan timnya saat menaklukkan Real Madrid dengan skor 2-1 dalam lanjutan LaLiga.
Gol di menit akhir tersebut tak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga menghidupkan peluangnya dalam perebutan gelar top skor musim ini.
Laga sempat berjalan dramatis. Mallorca unggul lebih dulu lewat Manu Morlanes sebelum akhirnya disamakan oleh sundulan Eder Militao di menit ke-88.
Baca Juga: Raymond/Joaquin Gagal Membuktikan Diri, Langsung Tersingkir di Badminton Asia 2026
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Muriqi muncul sebagai pahlawan lewat penyelesaian klinis di dalam kotak penalti, memastikan kemenangan tim tuan rumah.
Gol tersebut terasa sangat emosional bagi penyerang asal Kosovo itu.
Dalam dua pekan terakhir, ia mengalami momen sulit, mulai dari kegagalan penalti di menit akhir saat melawan Elche hingga kekalahan bersama tim nasional yang menggagalkan langkah ke turnamen besar.
Baca Juga: Usung Misi Remontada, Arbeloa Yakin Real Madrid Mampu Balas Bayern
Luapan emosi pun tak terbendung saat ia merayakan gol kemenangan tersebut.
"Saya juga manusia, tekanan itu ada. Setelah semua yang terjadi, gol ini sangat berarti," ungkap Muriqi usai pertandingan.
Tambahan satu gol membuat koleksi Muriqi kini mencapai 19 gol musim ini. Ia pun semakin dekat dengan pimpinan daftar top skor, Kylian Mbappe, yang telah mengoleksi 23 gol. Persaingan menuju trofi Pichichi pun kian terbuka lebar.
Baca Juga: Luis Enrique Tolak Label Favorit PSG Jelang Bentrok Kontra Liverpool
Ketajaman Muriqi dalam beberapa pekan terakhir turut memperkecil jarak yang sebelumnya cukup jauh.
Bahkan, ia kini masuk dalam jajaran kandidat kuat peraih Sepatu Emas Eropa, bersaing dengan nama-nama besar seperti Harry Kane dan Erling Haaland.
Meski demikian, fokus utama Mallorca tetap bertahan di kasta tertinggi. Kemenangan atas Real Madrid memberi napas tambahan, namun posisi mereka masih belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.
Baca Juga: Dilema PSIM Yogyakarta: Anton Fase Belum Pulih dari Cedera, Rahmatsho Rahmatzoda Mulai Membaik
Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, Muriqi tak hanya berpeluang membawa Mallorca selamat, tetapi juga mencatatkan musim terbaik dalam kariernya dengan meraih gelar pencetak gol terbanyak.