Di sisi lain, LALIGA juga mengklaim telah membangun budaya organisasi berbasis AI dengan memberikan pelatihan kecerdasan buatan kepada seluruh karyawannya, termasuk pemahaman mengenai regulasi AI terbaru di Uni Eropa.
Melalui Tech Powerhouse 2026, LALIGA berharap publikasi tahunan ini menjadi referensi bagi industri olahraga dalam memahami perkembangan teknologi di sepak bola.
Laporan tersebut juga diharapkan mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas kompetisi, performa atlet, dan pengalaman penggemar pada masa depan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)