SportlinkNews - Cabang olahraga futsal telah memulai pertandingan sejak Kamis (29/8) di GOR Futsal Dispora Sumut.
Pada laga hari pertama tersebut, selain menyajikan duel Jawa Timur vs NTT, juga digelar pertandingan antara Tim futsal Papua Pegunungan melawan Tim Aceh.
Tim futsal Papua Pegunungan yang dipimpin pelatih Matheus Balubun mengaku cukup senang karena timnya berhasil menahan imbang Tim Aceh 2-2.
Baca Juga: Hasil Lengkap Undian Liga Champions, Jamie Carragher Bereaksi Soal Format Baru
Diakui oleh Matheus Balubun, timnya menghadapi kesulitan beradaptasi dengan lantai lapangan dan ukuran panjang serta lebar lapangan.
Matheus mengatakan Tim Papua terkejut dengan luas dan lebar lapangan yang tidak biasa dari tempat mereka latihan.
"Tim Papua selama latihan lebih sering main di lapangan lebih kecil dari PON XXI Sumut-Aceh ini."
Baca Juga: Tim Futsal Sumut Optimis Bisa Mengalahkan NTT yang Baru Saja Menjegal Tim Unggulan Jatim
"Pemain terkejut saat main di lapangan yang besar dari kebiasaan di Wamena. Jadi harus adaptasi," jelas Matheus.
Kapten Futsal Putra Papua, Yance mengaku stamina mereka terkuras selama menjalani pertandingan perdana. Atmosfer berbeda dirasakan dibanding Papua dan Sumatera Utara.
"Kami adaptasi dengan lapangan. Tadi tertekan karena pengaruh lapangan beda. Jadi adaptasi. Kendala lapangan terlalu lengket dengan sepatu," kata Yance.
Baca Juga: Thailand Balas Dendam, Kalahkan Timnas Indonesia U-20 di Turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024
Untuk laga selanjutnya, tim diyakini sudah ada persiapan lebih matang yang dilakukan tim futsal Papua Pegunungan. Mereka bersyukur dengan hasil seri.
"Hasil sesuai harapan, kami kecolongan menit akhir. Tim lain jauh lebih baik tapi kami bisa mendapat poin," kata Matheus menimpali.
Artikel Terkait
ADO Den Haag Beri Selamat kepada Rafael Struick Usai Dipanggil ke Timnas Indonesia
Erick Thohir Beri Dukungan kepada 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Aceh Festival Pamer 21 Acara Spektakuler Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024
Resmi, Kesepakatan Danso dengan Roma Batal setelah Tes Medis Gagal