PON XXI 2024, Kado Bangkitnya Aceh Pasca-20 Tahun Tsunami

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 20 September 2024 | 17:01 WIB
Kontingen Aceh memberi penampilan mengesankan pada PON XXI Aceh-Sumut. (pb pon)
Kontingen Aceh memberi penampilan mengesankan pada PON XXI Aceh-Sumut. (pb pon)

Sportlinknews – Langit malam Kota Banda Aceh benar-benar dibuat terang benderang oleh kilatan cahaya ribuan kembang api aneka warna yang ditembakkan ke udara.

Demi memeriahkan upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Stadion Harapan Bangsa, Senin (9/9/2024).

Kemeriahan kembang api selama hampir 10 menit itu menjadi puncak yang dinanti puluhan ribu orang sewaktu pembukaan ajang pesta olahraga multicabang empat tahunan oleh Presiden Joko Widodo di provinsi berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

Baca Juga: Ketum KONI Pusat: PON XXI Upaya Mempersiapkan Atlet Lapis Kedua dan Ketiga untuk Event Internasional

Kembang api yang sejatinya terlarang dinyalakan di seantero Aceh, pada malam itu menjadi perkecualian karena seluruh masyarakat sedang bergembira menyambut kehadiran PON pertama yang diadakan di Bumi Rencong.

Perhelatan PON kali ini juga terasa spesial karena sejak pertama kali diadakan pada 1948, baru sekarang dilaksanakan di dua provinsi sekaligus, Aceh dan Sumatera Utara. 

Jika pada pelaksanaan PON ke-20 pada 2021 digelar di provinsi paling timur yakni Papua, maka kini giliran Aceh sebagai provinsi paling barat yang melaksanakannya.

Baca Juga: Bangga, PON XXI Aceh-Sumut 2024 Banyak Terjadi Pemecahan Rekor Nasional

Seperti juga provinsi lainnya yang pernah menjadi penyelenggara PON, kehadiran perhelatan pesta olahraga multicabang yang dihelat setiap empat tahun sekali itu memberi makna mendalam bagi Aceh. 

Bukan saja karena tibanya sekitar 6.294 atlet dari 39 provinsi termasuk perwakilan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk bertanding pada 33 cabang olahraga (cabor).

Lebih dari itu, ajang PON telah memberi kesempatan kepada Aceh untuk menambah lebih banyak lagi fasilitas publik yang berhubungan dengan sektor olahraga.

Baca Juga: Perpaduan Unik Musik Etnik Batak-Melayu di Penutupan PON XXI Aceh-Sumut

Mengutip website Kementerian Keuangan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran hingga Rp811 miliar untuk membangun dan merenovasi 18 infrastruktur penting olahraga di Aceh.

Misalnya merenovasi Stadion Harapan Bangsa (SHB) dan Dimurthala, Stadion Mini Universitas Syah Kuala, kemudian lapangan tenis di Jasdam, Polda Aceh, Komplek SHB, dan Lambun.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB
X