SportlinkNews - Sebanyak 9 Rekor Nasional (Rekornas) berhasil terpecahkan di hari pertama laga cabang angkat besi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di GOR Seuramoe Angkat Besi Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu(9/10).
Tercatat tiga Rekornas Senior berhasil diperbaiki oleh lifter Lampung, Muhammad Husni di kelas 55 kilogram.
Muhammad Husni berhasil mempertajam Rekornas atas namanya sendiri untuk angkatan snatch dari 119 menjadi 124 kilogram.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan PON XXI Wilayah Aceh Hari Ini, 20 Medali Emas Diperebutkan
Ia juga mampu mempertajam Rekornas yang dipegang lifter Jawa Barat, Satrio Adi Nugroho dari 141 kilogram menjadi 145 kilogram di jenis angkatan clean and jerk.
Selain itu, lifter berusia 19 tahun itu juga mampu mempertajam Rekornas atas namanya sendiri dari 254 kilogram menjadi 269 kilogram untuk total angkatan
Sementara, 6 Rekornas Senior secara fantastis berhasil dipertajam di kelas 61 kilogram secara bergantian, pada jenis angkatan snatch, lifter asal Lampung, M. Halim Setiawan berhasil memecahkan rekornas dari 126 menjadi 131 kilogram.
Baca Juga: Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut: DKI Jakarta Menohok ke Puncak, Lampung Mengejutkan
Namun, pemecahan rekornas itu tidak bertahan lama karena beberapa menit kemudian berhasil dipertajam oleh lifter Papua, Ricko Saputra terpaut 1 kilogram menjadi 131 kilogram.
Pada angkatan kedua Ricko Saputra kembali mempertajam rekor itu menjadi 132 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, persaingan pemecahan rekor kembali memanas antara Ricko Saputra dan M. Halim Setiawan. Ricko Saputra berhasil memperbaiki Rekornas yang dicetak M. Halim Setiawan dari 158 kilogram menjadi 160 kilogram.
Baca Juga: Belum Cetak Gol Bagi Persebaya, Flavio Silva Dapat Suntikan Motivasi dari Sang Pelatih
Di total angkatan, terjadi empat kali pemecahan rekor yang akhirnya dipertajam oleh Ricko Saputra dari 284 kilogram menjadi 292 kilogram yang semula dipegang M Halim Setiawan.
Usai mempersembahkan emas dan memecahkan Rekornas, Ricko Saputra yang digadang-gadang menggantikan posisi seniornya lifter Eko Yuli Irawan itu mengaku, ia banyak belajar dari kegagalan meraih emas di PON Papua 2020 lalu.
Artikel Terkait
Pegadaian Liga 2 2024/2025 Resmi Diluncurkan, Erick Thohir: Siapa Main Sabun di Liga 2, Kita akan Sikat!
Jalani Latihan Jelang Lawan Arab Saudi, Shin Tae-yong Fokus Tingkatkan Performa Skuad Garuda
PON Pertama Langsung Raih Medali Emas, Ini Sosok Wanita Perkasa Adelia Prasasti
Tuan Rumah Sumut Tambah Medali Emas dari Cabor Barongsai Naga Kecepatan PON XXI
Belum Cetak Gol Bagi Persebaya, Flavio Silva Dapat Suntikan Motivasi dari Sang Pelatih