SportlinkNews - Tim Free Fire Esports PON Sumatera Utara (Sumut) optimis dapat menghadapi tantangan besar di PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan meraih medali emas.
Target ambisius ini tidak dianggap sebagai beban berat bagi tim maupun pelatih mereka, melainkan sebuah tujuan yang realistis dan dapat dicapai.
“Kalau dibilang membebankan kita sebenarnya enggak juga, itu realistis," jelas Putra Parlindungan pelatih tim Sumut di Medan, Rabu (28/8).
Baca Juga: Industri Esports Tawarkan Potensi Bisnis Menggiurkan bagi Profesional
"Peluang untuk mendapatkan emas itu ada karena Free Fire ini game-nya bersifat Battle Royal karena bisa banyak tim yang main di dalam Map."
"Beda dengan Mobile Legend satu tim menghadapi satu tim lainnya," katanya. Dengan rasa percaya diri, Putra mengungkapkan timnya telah mempersiapkan sejak jauh-jauh hari.
Lima atlet Pelatda Free Fire Esports Sumut telah ditempa melalui fase promosi-degradasi dan berbagai kompetisi sejak 2022.
Baca Juga: UEA Tawarkan Kolaborasi Super App Esports kepada Kemenpora RI
Mereka telah menunjukkan performa positif di berbagai ajang nasional, meski sempat mengalami minim kompetisi pada 2023.
Tak hanya itu, tim pelatih juga memanfaatkan berbagai ajang kompetisi lokal di Medan untuk mengasah kemampuan dan berhasil meraih juara pertama di sebuah turnamen Free Fire di Manhattan.
Meskipun terdapat beberapa Pro Player Esports yang menjadi tantangan besar yaitu Provinsi Jawa Barat dan Sulawesi Utara, Putra meyakini bahwa target emas untuk Sumut dapat dicapai.
Baca Juga: Tim Futsal NTT Berhasil Tundukkan Tim Unggulan Jawa Timur Lewat Serangan Balik
“Dua Pro Player yang dimiliki Sumut, Said Khairiza Aditya dari Kagendra Jakarta dan David Cevin Ferdinand Purba dari Todak Malaysia, pasti bisa meraih medali emas,” ungkapnya.
Timnya terdiri dari lima atlet, adapun dua Pro Player tersebut beserta tiga atlet Pelatda Free Fire Sumut lainnya yakni Rasya Brastana Sinuhaji, Rafka Dafa Fadhillah, dan Taufik Marpaung.