SportlinkNews - Pantai Pelangi, Kabupaten Pidie, Aceh acap tertiup angin kencang. Ini menjadi tantangan bagi para atlet sepatu roda yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Tantangan ini diakui tim sepatu roda Jawa Barat yang telah meninjau lokasi pertandingan.
Pelatih tim sepatu roda Jawa Barat, Putro Topan, mengungkapkan bahwa lokasi lintasan yang berada di tepi pantai akan mempengaruhi kondisi perlombaan secara signifikan.
Baca Juga: Venue Layar di Kampung Jawa Terganggu Kapal, Pejabat Gubernur Safrizal Langsung Perintahkan Ini
"Venue PON kali ini terletak di pinggir pantai. Setelah saya meninjau kondisi lintasan, terlihat jelas bahwa angin akan berhembus cukup kencang, dan kami sudah menyiapkan langkah antisipatif," ujar Topan.
Topan menyatakan bahwa hasil pemantauan terhadap lintasan sepatu roda menunjukkan kondisi yang sangat baik. Hal ini menambah semangat tim sepatu roda Jawa Barat untuk segera bertanding.
"Kami memang belum mencoba lintasan karena masih dalam tahap penyelesaian. Namun, kami akan mempelajari karakteristik lintasan ini," ujarnya.
Baca Juga: Aceh Festival Pamer 21 Acara Spektakuler Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024
Mengenai kondisi,pelatih Topan menyatakan bahwa timnya sudah sangat antusias untuk segera bertanding.
"Kami sudah siap. Saat ini, fokus kami adalah meningkatkan performa tim dan mempelajari karakteristik lintasan ini," ungkapnya.
Tim sepatu roda telah tiba di Sigli jauh sebelum kompetisi dimulai, guna melakukan aklimatisasi terhadap venue.
Baca Juga: Kontingen Jakarta Tambah Medali dari Cabang Olahraga Senam Artistik Putri Perorangan PON XII
Menariknya, meskipun tim ini sudah berada di lokasi, tuan rumah belum terlihat hadir. Pertandingan sepatu roda dijadwalkan berlangsung pada 10-17 September 2024.
"Kami memiliki keuntungan karena datang lebih awal dibandingkan dengan provinsi lain. Bahkan, tuan rumah belum hadir di sini. Kedatangan lebih awal memberi kami kesempatan untuk lebih memahami kondisi di Sigli," ujarnya.