Karena waktu yang terbatas untuk menyiapkan arena di perairan laut terbuka, Hari Sidharta mengatakan bahwa opsi yang ditawarkan dan memungkinkan saat ini yaitu menggunakan Waduk Keuililing yang juga menjadi arena untuk dayung canoeing dan dayung rowing.
Hari Sidharta menjelaskan saat ini PODSI telah menyurati PB PON terkait pengajuan perubahan arena tersebut. Menurut Hari semua keputusan terkait pemindahan arena tetap dikembalikan kepada PB PON.
"Tapi karena hari ini ombaknya sangat besar sekali sehingga tidak memungkinkan. Oleh karena itu kami mengundang semua kontingen untuk kemungkinan dipindahkan ke bendungan ini. Tapi, kami belum bisa memutuskan," pungkasnya.
Baca Juga: Tim Sofbol Putri Jabar dan Papua Raih Skor Kembar
Situasi saat ini, ombak besar masih terjadi di Pulau Kapuk menyebabkan lintasan lomba dapat berubah karena jangkar dari lintasan tidak mampu menahan ombak yang cukup besar.
"Jika ada kesulitan dari kontingen itu bagian dari handicap pertandingan. TD akan memutuskan tempat pertandingan dipindahkan atau tidak. Saat ini pertandingan sudah berjalan. Semoga semua bisa diatasi," imbuh Wakil Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 Brigadir Jenderal TNI Purn. H. Ahmad Saefudin.