SportlinkNews - Tim Futsal Putri Sumatera Utara (Sumut) mengantongi tiket ke babak semifinal PON XXI Aceh-Sumut pascamenang 4-3 atas Papua Pegunungan, (3/9).
Sayangnya pada laga terakhir fase grup melawan DKI Jakarta di GOR Futsal Dispora Sumut, tim tuan rumah dicukur DKI Jakarta dengan skor 0-11.
“Ini pelajaran buat kami. Kami akan banyak belajar dari pertandingan ini,” kata Asisten Pelatih Tim Futsal Putri Sumut Hafiz Abdillah Harahap usai laga, Rabu (4/9).
Baca Juga: Stevani Persembahkan Emas Pertama untuk Provinsi Baru Papua Pegunungan dari Dayung
Salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah mengenai bagaimana menjaga konsentrasi. Dan ini sedikit banyak berkaitan dengan mental juga.
Diakui, DKI Jakarta memang tim bertabur bintang. Sejumlah pemainnya mengisi skuad Tim Nasional Indonesia.
Beberapa pemainnya juga mencicipi atmosfer liga profesional futsal Indonesia. Sedangkan rata-rata pemain Sumut masih berstatus amatir.
Baca Juga: Timnas Indonesia Jalani Latihan Perdana di Jeddah dengan 26 Pemain Lengkap
Namun Hafiz Abdillah Harahap menampik kemungkinan ini. Menurutnya itu bukan alasan tepat. Hafiz memastikan timnya akan terus belajar lagi.
“Memang kalau kita lihat mereka (DKI Jakarta) banyak diisi pemain timnas dan pemain Liga Pro. Namun saya kira itu bukan jadi suatu alasan bagi kami. Ke depan kami akan banyak belajar lagi,” ujarnya.
Dari pertandingan ini, imbuh Hafiz, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi untuk diperbaiki pada laga mendatang.
Baca Juga: Indonesia Raih Gelar Juara FIFAe World Cup featuring Footbal Manager 2024
“Beberapa planning yang tidak berjalan dengan baik. Termasuk masalah teknik berjalan di luar yang sudah kita bangun."
"Satu lagi ada pemain kunci kami yang tidak turun pada laga hari ini,” ucapnya seraya menambahkan anak-anak Sumut akan all out pada laga semifinal.