Dari venue tersebut, sejak pertandingan pertama kemarin hingga hari ini, sudah ada beberapa atlet yang memecahkan rekor nasional, mulai atlet Lampung M.Husni dan M. Halim, atlet Papua Ricko Saputra dan hari ini ada Juliana Klarisa asal Jambi. Hal ini merupakan prestasi dari PON XXI wilayah Aceh.
Djoko Pramono mengapresiasi tinjauan Ketum KONI Pusat yang juga ikut Upacara Penghargaan Pemenang (UPP). Diakui, Marciano memberikan acungan jempol dengan segala fasilitas yang ada di GOR tersebut.
Baca Juga: Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut: DKI Jakarta Menohok ke Puncak, Lampung Mengejutkan
"Ketum KONI Pusat sangat senang dan memuji kualitas fasilitas dan peralatan di GOR Seuramoe Angkat Besi sangat mendukung pelaksanaan kompetisi dengan standar internasional," kata Djoko Pramono.
Djoko menambahkan, meski Indonesia telah mencapai prestasi gemilang dengan meraih emas di Olimpiade 2024, PABSI tidak akan berhenti berinovasi dan berpuas diri.
“Kompetisi PON kali ini merupakan ajang yang tidak kalah membanggakan. Selain mengejar medali, kami juga menargetkan pemecahan rekor nasional baru yang akan menjadi pijakan menuju event internasional,” jelas Djoko.
Baca Juga: Rekor Nasional Angkat Besi Pecah, Muhammad Husni dari Lampung Pelakunya
Seusai meninjau GOR angkat besi, Marciano langsung jumpa pers dengan media melalui zoom di Sekretariat PB PON XXI Wilayah Aceh.