Selain itu, profesi suaminya yang seorang dosen olahraga turut membantu memperluas jangkauan pasar. Banyak tamu PON yang mendatangi lapaknya, baik untuk mencari oleh-oleh maupun baju ganti.
"Selama PON, saya melapak setiap hari. Biasanya kalau tidak ada event, saya jualan rutin tiga kali seminggu, terutama di Lapangan Merdeka," jelas Sri yang juga memanfaatkan kesempatan berjualan sambil berolahraga.
Baca Juga: Tim Sepak Bola Putri Jawa Barat Bungkam Sumut 3-1
Menurutnya, menjual langsung di lokasi keramaian seperti saat PON memberi peluang besar untuk menarik lebih banyak pembeli.
Dengan semangat dan strategi yang tepat, Sri Karyani menjadi salah satu pedagang pelaku usaha kecil yang merasakan berkah besar dari perhelatan PON XXI Sumut-Aceh 2024 ini.