pon-2024

Mantan Menpora Apresiasi Kerja PB PON XXI Sumut Meski Anggaran Terlambat Turun

Sabtu, 14 September 2024 | 08:15 WIB
Mantan Menpora era 1993-1998 Hayono Isman. (PB PON XXI Sumut)

SportlinkNews - Pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 memang sempat mengundang kekhawatiran mengingat jadwalnya yang begitu padat dan beberapa venue yang belum rampung.

Namun, pada akhirnya semua bisa terlaksana dengan baik, sesuai dengan standar yang berlaku, meski harus diakui ada beberapa hal yang dalam proses perampungan.

Panitia Besar PON XXI wilayah Sumut bekerja keras untuk bisa menyelenggarakan PON kali ini dengan sebaik-baiknya meski anggaran terlambat turun.

Baca Juga: Fasilitas Venue Belum Rampung Jadwal Pertandingan Bola Voli PON XXI Berubah

Upaya tersebut mendapatkan apresiasi positif dari Hayono Isman mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era 1993–1998.

Hayono Isman memuji Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Sumut lantaran mampu menyelenggarakan PON dengan baik, meski anggaran terlambat turun.

Hal tersebut disampaikan Hayono yang juga Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) saat mengunjungi kawasan Sport Center Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Deliserdang, Jumat (13/9).

Baca Juga: Sempat Ditunda, Venue Bola Voli Indoor PON 2024 Siap Digunakan

“Mengingat waktu dan persiapan, turunnya anggaran yang terlambat, bahkan sangat terlambat saya cermati apa yang dilakukan (PB PON Sumut) sekarang dan sudah berjalan itu sudah baik,” kata Hayono.

Menurut Hayono, pertandingan PON di Sumut yang sudah berjalan sejauh ini lancar dan baik. Semua pelayanan yang diberikan pada atlet dan ofisial pun sudah berlangsung baik.

“Yang penting pertandingan berjalan lancar dan atlet mendapat pelayanan, utamanya makanan, akomodasi yang standar atlet, bagi saya itu sudah berlangsung baik dengan kekurangan yang ada, ini berjalan baik,” kata Hayono.

Baca Juga: Dari Ring Hapkido ke Panti Asuhan: Kisah Juara yang tak Lupa Berbagi

Mengenai pertanggungjawaban tata kelola anggaran, Hayono meminta setiap pihak untuk tidak menyimpulkan atau menilai adanya pelanggaran secara cepat.

Menurutnya, penilaian itu baru bisa diberikan pada saat usai PON. “Mudah-mudahan pada saat nanti selesai PON semua dapat dipertanggungjawabkan dengan baik," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini

Kisah Menyentuh Persahabatan Winoto

Minggu, 22 September 2024 | 06:10 WIB