SportlinkNews - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi pelaksanaan final sepak bola putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2026 yang berjalan lancar di Stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Sumut, Sabtu (14/9).
Perebutan medali emas yang dimenangkan Jawa Barat usai mengalahkan DKI Jakarta, 3-0, ditonton tak kurang dari 3.000 penonton yang menjadi salah satu rekor terbanyak penonton PON.
"Ada dua hal positif. Pertama, ini dimainkan di stadion tingkat Kabupaten dengan kapasitas lima atau enam ribu sehingga cukup dan tidak terlalu mewah," kata Erick Thohir.
Baca Juga: H-5 Penutupan PON XXI 2024, Aceh Kumpulkan 117 Medali
Kedua, lanjutnya, pertandingan antara putri Jabar dan DKI juga menarik dan berjalan bagus dengan aliran bola yang lancar sehingga enak ditonton.
"Ini bagus untuk pemerataan karena terlihat talenta para pemainnya sama," ujar Erick Thohir yang khusus datang untuk menyaksikan langsung partai pamungkas cabor sepak bola putri itu.
Terkait pembinaan prestasi sepak bola putri, Erick menambahkan PSSI tetap fokus untuk pembentukan timnas di semua level.
Baca Juga: Jadwal Lengkap PON XXI 2024 Wilayah Sumut Senin 16 September 2024
"Kami masih fokus untuk timnas putri U17, U20, dan di atasnya. Soal liga tetap kita rancang setelah 2026-2027 karena tidak mungkin kita paksakan memutar liganya, jika tidak ada talenta putri dalam jumlah banyak," lanjutnya.
Lebih lanjut, Erick juga siap mendukung perkembangan bakat muda pesepakbola wanita ini dengan mengikutsertakan dalam training camp terdekat. Tentunya dengan menjalin komunikasi dengan pelatih Timnas Indoneaia Putri Satoru Mochizuki.
"Ya, dari rencana kan coach Mochi akan ada training camp di Jepang di akhir bulan ini, satu bulan ke depan, sebelum nanti melakukan kunjungan ke beberapa negara. Beliau melihat ada dua, kalau tidak salah, yang potensi. Ya, masih kurang sih. Kalau bisa kan, yang selalu saya bilang, 150 database kalau yang perempuan," ungkapnya.
Baca Juga: Mengapa Nutrisi Penting untuk Meningkatkan Performa Atlet?
"Kalau sudah ada 50 aja, sudah sempat diuji. Jadi sekarang sudah ada 23-30 orang," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Erick juga menilai secara umum positif penyelenggaraan PON di Aceh dan Sumut yang berlangsung 9-20 September.