Harapannya, cabang arung jeram tetap bisa dipertandingan pada PON berikutnya di Nusa Tenggara Barat (NTB)-Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2028. Serta, lebih meningkat lagi dalam sisi pembinaan atletnya untuk kontingen-kontingen daerah lainnya.
Baca Juga: Tenis Meja Jakarta Juara Umum, Raih 3-1-2 Medali
Masih mendominasi
Dominasi Jawa Barat di nomor slalom R6 ini tak terbantahkan. Putri Jawa Barat konsisten menempati posisi teratas di dua heat dengan hasil catatan waktu terbaik 4 menit 01,06 detik.
Kemudian diikuti oleh Jawa Tengah yang juga sama-sama menghasilkan posisi terbaik kedua dengan hasil akhir yang terpaut cukup jauh dengan raihan Jawa Barat, yakni 4 menit 39,52 detik.
DKI Jakarta menempel di posisi tercepat ketiga dengan waktu terbaik 5 menit 01,92 detik. Diikuti Aceh 5 menit 48,50 detik, Sulawesi Utara 6 menit 49,41 detik, dan Sumatera Utara di posisi terbawah dengan 6 menit 53,61 detik.
Begitu juga di putra, catatan waktu terbaik Jawa Barat yakni 3 menit 04,30 detik belum ada yang bisa mendekati. Bahkan di heat pertama, Jawa Barat hanya mendapatkan pinalti waktu 5 detik saja.
Baca Juga: Penonton Antusias Saksikan Laga Tinju Putra PON XXI Aceh-Sumut
Kalimantan Selatan yang di heat 1 menempati posisi kedua, akhirnya harus puas berakhir di tempat ketiga setelah mendapatkan tambahan pinalti waktu 20 detik.
Waktu terbaik mereka akhirnya adalah 3 menit 32,82 terpaut hanya 10,21 detik dengan Banten yang akhirnya sukses memperbaiki catatan waktunya di heat 2 dengan hasil akhir 3 menit 22,61 detik.
Posisi empat hingga tujuh secara berurutan ada Aceh 3 menit 42,23 detik, disusul Sumatera Utara dengan 3 menit 49,48 detik.
Kemudian, Sumatera Barat dengan raihan 5 menit 26,86 detik dan terakhir di dasar klasemen waktu terbaik ada Sulawesi Utara dengan 5 menit 47,10 detik.