Banyak warga Meksiko meminta maaf kepada streamer tersebut, menegaskan bahwa tindakan Bernal tidak mewakili seluruh rakyat negara mereka.
"Selalu ada orang-orang dengan pemikiran yang menyimpang di dunia ini, dan dia bukan pengecualian. Mari kita abaikan itu dan nikmati hal-hal baik lainnya," tulis salah satu akun.
Insiden ini juga memicu perdebatan tentang apakah tindakan Bernal bersifat rasis.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Kamada Selamatkan Jepang, Belanda Gagal Amankan Kemenangan
Beberapa berpendapat bahwa tindakan seperti itu di Meksiko terkadang ditafsirkan berbeda, tetapi mayoritas berpendapat bahwa itu tetap menyinggung dan tidak pantas dalam konteks internasional.
“Kami orang Meksiko memang seperti itu. Kami memberi orang julukan, bercanda tentang segala hal, dan suka saling menggoda. Itulah yang membuat kami bahagia. Hanya karena ada begitu banyak masalah rasial di Amerika, apakah orang-orang ingin menerapkan standar yang sama ke Meksiko? Ayolah,” komentar orang lain.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Havertz Cetak Dua Gol, Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang Curacao
Tim Uruguay Dilarang Masuk AS Kurang dari 24 Jam Sebelum Pertandingan Piala Dunia
Belanda Tak Diterima Ditahan Jepang, Koeman Disalahkan
Pencetak Gol Bersejarah Qatar di Piala Dunia 2026 Terima Bonus Uang Tunai dan Supercar Rolls Royce
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Malam Ini: Spanyol, Belgia, Iran, Arab Saudi Lakoni Debut