Dinitrogen oksida, yang juga dikenal sebagai laughing gas dan hippy crack, ditetapkan sebagai zat ilegal setelah diklasifikasikan ulang sebagai zat terkontrol golongan C pada bulan November 2023.
Penggunaannya marak di kalangan pemain sepak bola, meskipun zat ini memiliki bahaya serius termasuk risiko serangan jantung, stroke, dan kerusakan otak.
Zat ini biasanya tersedia dalam tabung berukuran besar yang digunakan untuk mengisi balon; gas dari balon tersebut kemudian dihirup berulang kali untuk memberikan sensasi euforia sesaat. Sterling baru berusia 15 tahun saat direkrut Liverpool dari akademi QPR pada tahun 2010.
Baca Juga: Pembalap F1 Audi Nyaris Celaka, Nico Hulkenberg Lolos dari Tabrakan Maut di GP Belanda
Ia menjadi pemain favorit penggemar di Anfield sebelum perselisihan kontrak membuatnya pindah ke Manchester City pada tahun 2015.
Di sana, ia meraih kesuksesan besar—memenangkan empat gelar Liga Premier, lima Piala Carabao, dan satu Piala FA.
Namun, sumber-sumber yang dekat dengan Sterling mengungkapkan bahwa kesehatan mentalnya terganggu setelah kepindahannya senilai £50 juta dari Man City ke Chelsea pada Juli 2022.
Ia akhirnya diperintahkan untuk berlatih terpisah dari skuad utama setelah manajer saat itu, Enzo Maresca—yang kini melatih Man City—memutuskan bahwa ia tidak lagi dibutuhkan dalam tim.
Baca Juga: Ruben Dias Mengundang Model Ini Menginap di Rumahnya
Ia kemudian menjalani masa peminjaman ke Arsenal, namun langkah itu tidak membuahkan hasil, sehingga pada bulan Februari ia bergabung dengan klub Belanda, Feyenoord.
Sumber-sumber tersebut juga menyebutkan bahwa ia telah dianggap tidak berguna dan dibuat merasa "tidak berharga", padahal ia telah mencatatkan 82 penampilan bersama timnas Inggris.
Salah satu sumber mengatakan: "Dia adalah pemain internasional produktif yang membawa skuad Inggris mencapai prestasi gemilang selama satu dekade terakhir, namun kini ia dibuat merasa tidak berharga.
Baca Juga: Jumlah Uang yang Dihabiskan Setiap Klub Premier League pada Musim 2026/27, Chelsea Paling Royal
"Tekanan psikologis yang ia alami sungguh luar biasa besar. Dia merasa terisolasi."
"Begitu dia menyentuh bola, dia langsung dicap sebagai pemain gagal dan dianggap sudah habis."
Artikel Terkait
Catat Nih, Nama Pemain dan Nomor Punggung Skuat Persib Musim 2026/27
Persib Rilis Jersey yang akan Dikenakan Sepanjang Musim Kompetisi 2026/27
Keluar dari Tech3, Enea Bastianini Bakal Bergabung dengan Trackhouse untuk Musim MotoGP 2027
Resmi: Juventus Datangkan Grabara dengan Status Pinjaman
KNVB Investigasi Suporter Feyenoord, Ole Romeny Kena Sanksi 2 Pertandingan