Raheem Sterling Terancam Hukuman Penjara Dua Tahun Gegara Laughing Gas

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:07 WIB
didakwa atas kepemilikan laughing gas (gas tertawa)
didakwa atas kepemilikan laughing gas (gas tertawa)

Dinitrogen oksida, yang juga dikenal sebagai laughing gas dan hippy crack, ditetapkan sebagai zat ilegal setelah diklasifikasikan ulang sebagai zat terkontrol golongan C pada bulan November 2023.

Penggunaannya marak di kalangan pemain sepak bola, meskipun zat ini memiliki bahaya serius termasuk risiko serangan jantung, stroke, dan kerusakan otak.

Zat ini biasanya tersedia dalam tabung berukuran besar yang digunakan untuk mengisi balon; gas dari balon tersebut kemudian dihirup berulang kali untuk memberikan sensasi euforia sesaat. Sterling baru berusia 15 tahun saat direkrut Liverpool dari akademi QPR pada tahun 2010.

Baca Juga: Pembalap F1 Audi Nyaris Celaka, Nico Hulkenberg Lolos dari Tabrakan Maut di GP Belanda

Ia menjadi pemain favorit penggemar di Anfield sebelum perselisihan kontrak membuatnya pindah ke Manchester City pada tahun 2015.

Di sana, ia meraih kesuksesan besar—memenangkan empat gelar Liga Premier, lima Piala Carabao, dan satu Piala FA.

Namun, sumber-sumber yang dekat dengan Sterling mengungkapkan bahwa kesehatan mentalnya terganggu setelah kepindahannya senilai £50 juta dari Man City ke Chelsea pada Juli 2022.

Ia akhirnya diperintahkan untuk berlatih terpisah dari skuad utama setelah manajer saat itu, Enzo Maresca—yang kini melatih Man City—memutuskan bahwa ia tidak lagi dibutuhkan dalam tim.

Baca Juga: Ruben Dias Mengundang Model Ini Menginap di Rumahnya

Ia kemudian menjalani masa peminjaman ke Arsenal, namun langkah itu tidak membuahkan hasil, sehingga pada bulan Februari ia bergabung dengan klub Belanda, Feyenoord.

Sumber-sumber tersebut juga menyebutkan bahwa ia telah dianggap tidak berguna dan dibuat merasa "tidak berharga", padahal ia telah mencatatkan 82 penampilan bersama timnas Inggris.

Salah satu sumber mengatakan: "Dia adalah pemain internasional produktif yang membawa skuad Inggris mencapai prestasi gemilang selama satu dekade terakhir, namun kini ia dibuat merasa tidak berharga.

Baca Juga: Jumlah Uang yang Dihabiskan Setiap Klub Premier League pada Musim 2026/27, Chelsea Paling Royal

"Tekanan psikologis yang ia alami sungguh luar biasa besar. Dia merasa terisolasi."

"Begitu dia menyentuh bola, dia langsung dicap sebagai pemain gagal dan dianggap sudah habis."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ruben Dias Mengundang Model Ini Menginap di Rumahnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Kejutan dari Raja Meme Bikin Separuh Dunia Terperangah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Rp 59 Miliar untuk Bola Tangan Tuhan Maradona

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Roberto Carlos Masuk Islam, Ronaldo Ucapkan Selamat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Roberto Carlos Buka Suara Dikabarkan Masuk Islam

Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Georgina Bagikan Video Dibangunkan Ronaldo

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Aryna Sabalenka Tampil Memukau saat Bermain Basket

Senin, 17 Agustus 2026 | 10:33 WIB
X