ragam

Neymar Menghadapi Masalah Hukum Tepat Sebelum Debutnya untuk Brasil di Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 07:39 WIB
Neymar dan influencer Virginia Fonseca disebut-sebut dalam iklan judi online.

SportlinkNews - Neymar secara tak terduga diminta oleh jaksa untuk memberikan kontrak iklan taruhannya, dan bandar judi menghadapi denda melebihi Rp 415 miliar.

Nama Neymar baru saja muncul dalam penyelidikan terkait perusahaan taruhan Brasil.

Meskipun bukan subjek penyelidikan, superstar Brasil dan influencer populer Virginia Fonseca tetap diminta untuk memberikan kontrak iklan yang telah mereka tandatangani dengan platform taruhan tersebut.

Baca Juga: Resmi! Francesco Bagnaia Bergabung ke Aprilia Racing untuk Empat Musim

Baru-baru ini, sebuah insiden menimbulkan kehebohan di dunia hiburan dan olahraga Brasil ketika jaksa negara secara resmi meminta platform taruhan online Blaze untuk menyerahkan kontrak iklan yang terkait dengan Neymar Jr., Virginia Fonseca, dan banyak influencer media sosial lainnya.

Menurut media Brasil, permintaan tersebut diajukan sebagai bagian dari penyelidikan sipil yang bertujuan untuk mengklarifikasi operasi platform taruhan online tersebut, yang telah menjadi sensasi berkat serangkaian kampanye promosi yang menampilkan selebriti.

Neymar tidak sedang diselidiki, tetapi namanya masih disebut-sebut.

Perlu dicatat bahwa Neymar bukanlah subjek penyelidikan. Kejaksaan menegaskan bahwa permintaan kontrak iklan semata-mata untuk tujuan meninjau strategi pemasaran yang digunakan bandar judi untuk menarik pengguna.

Baca Juga: Neymar Bikin Baper, Menangis Peluk Putranya Setelah Kembali Bermain

Secara khusus, pihak berwenang ingin mengklarifikasi apakah platform tersebut menggunakan pesan-pesan yang menarik seperti "dapatkan penghasilan tambahan" atau "penghasilan tambahan" untuk mempromosikan aktivitas perjudian.

Selain Neymar dan Virginia Fonseca, dua influencer lainnya, Lucas Lira dan Bruna Sunaika, juga termasuk dalam daftar mereka yang kontrak iklannya diminta untuk diberikan.

Penyelidikan diluncurkan setelah kantor kejaksaan menerima serangkaian pengaduan terkait operasi situs taruhan Brasil tersebut.

Baca Juga: Apriyani Pindah ke Ganda Campuran, PBSI Rombak Komposisi Pelatnas

Menurut laporan teknis yang dipublikasikan, platform tersebut menerima lebih dari 42.000 pengaduan dari pengguna.

Halaman:

Tags

Terkini

Pesta Suporter Meksiko Berujung Tragedi

Jumat, 26 Juni 2026 | 09:20 WIB