SportlinkNews - Langkah Timnas Voli Putri U-18 Indonesia di fase penyisihan Princess Cup 2026 harus ditutup dengan kekalahan.
Berhadapan dengan tuan rumah Thailand pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis, 25 Desember 2026, skuad Merah Putih tak mampu membendung konsistensi lawan dan menyerah dalam tiga set langsung.
Meski pulang tanpa kemenangan, hasil tersebut tidak mengubah nasib Indonesia. Tiket ke semifinal sudah berada di tangan sejak sehari sebelumnya berkat dua kemenangan beruntun yang diraih pada awal turnamen.
Baca Juga: Simpan Son Heung-min Sejak Awal, Taktik Hong Myung-bo Justru Bawa Petaka bagi Korsel
Bertanding di hadapan publik Thailand, Indonesia sebenarnya menunjukkan perlawanan sengit.
Set pertama berlangsung ketat dengan kedua tim silih berganti memimpin perolehan angka. Namun, ketika memasuki fase penentuan, Thailand tampil lebih tenang dan mengamankan set pembuka 27-25.
Momentum tersebut membuat tim tuan rumah semakin percaya diri. Pada set kedua, Thailand mampu mengontrol jalannya permainan dan memaksa Indonesia lebih banyak berada dalam tekanan.
Baca Juga: Anthony Hamilton Lelang 27 Koleksi Mobil Klasik Senilai Rp71,1 Miliar
Hasilnya, Indonesia tertinggal cukup jauh sebelum akhirnya menyerah 18-25.
Harapan memperpanjang pertandingan sempat muncul pada set ketiga. Indonesia kembali menemukan ritme permainan dan terus memberikan tekanan.
Sayangnya, seperti pada set pertama, Thailand tampil lebih efektif di poin-poin akhir untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 26-24 sekaligus memastikan skor akhir 3-0.
Baca Juga: Kompetisi LaLiga Disaksikan Langsung 17,5 Juta Penonton di Stadion Selama Musim 2025/26
Manajer tim Indonesia, Luciana Taroreh, menilai perbedaan utama dalam laga tersebut terletak pada kemampuan Thailand menjaga stabilitas permainan selama tiga set penuh.
Menurut Luciana, Indonesia masih perlu meningkatkan kualitas penerimaan servis, memperbaiki transisi dari bertahan ke menyerang, serta meminimalkan kesalahan sendiri yang beberapa kali memberi keuntungan kepada lawan.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap semangat para pemain yang terus berjuang hingga poin terakhir.
Baca Juga: Martin Dubravka Resmi Dipinang Tottenham Hotspur untuk Liga Primer 2026/27
Kekalahan dari Thailand menjadi hasil yang kontras dibanding dua laga sebelumnya. Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas Australia dalam tiga set langsung.
Tren positif berlanjut saat menghadapi Hong Kong, ketika skuad Merah Putih kembali tampil dominan untuk mengamankan kemenangan kedua.
Asisten pelatih Bobby Ade sebelumnya mengaku puas dengan performa tim saat menghadapi Hong Kong. Selain meraih kemenangan, seluruh pemain juga mendapat kesempatan tampil sehingga rotasi tim berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Pertahanan Solid Jadi Kunci Afrika Selatan Redam Korea Selatan
Menurut Bobby, kondisi tersebut penting untuk menjaga kesiapan seluruh anggota tim menghadapi fase-fase krusial turnamen.
Kini fokus Indonesia beralih ke babak semifinal. Dengan status runner-up Grup A, Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam dalam perebutan tiket ke partai puncak.
Artikel Terkait
Evaluasi Thomas-Uber Cup Ubah Fokus Pembinaan PBSI
PP PBSI Siapkan Program Strategis 2026, Fokus Pembinaan dan Penguatan Organisasi
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026
AJC 2026: 26 Atlet Junior Indonesia Siap Hadapi Persaingan Asia di Jepang, PBSI Bidik Hasil Maksimal
Apriyani Pindah ke Ganda Campuran, PBSI Rombak Komposisi Pelatnas