Pyo Seung-ju menyamakan skor 14-14 sebelum Red Sparks mengambil alih keunggulan pada 16-15.
Baca Juga: China Masters 2024: Jonatan Christie Lolos ke Final, Kalahkan Shi Yu Qi Peringkat Pertama Dunia
Meskipun GS Caltex sempat menyamakan skor 23-23, aksi Megawati di penghujung laga memastikan Red Sparks menang tipis 26-24.
Set ketiga kembali menjadi ujian berat bagi Red Sparks.
Meski pertandingan sempat berlangsung ketat hingga skor 8-8, masalah pada passing dan receive menyebabkan tim tamu kehilangan ritme.
Baca Juga: Stefano Cugurra: Bali United Harus Menang, Kami Sudah Antsipasi Permainan Cepat Lawan
GS Caltex memanfaatkan situasi ini untuk unggul hingga 19-13 dan akhirnya menang 25-20.
Red Sparks tampil lebih percaya diri di set keempat, unggul 8-4 berkat blok solid Jung Ho-young.
GS Caltex sempat mengejar hingga menyamakan skor 14-14, tetapi Red Sparks menunjukkan ketenangan.
Baca Juga: Jan Olde Riekerink: Melawan Bali United Tidak Mudah Tapi Kami Harus Menang
Spike lurus dari Megawati mengantar tim tamu memimpin 24-22. Setelah melalui deuce yang mendebarkan, Red Sparks menang 26-24 dan memaksa set penentuan.
Pada set kelima, Megawati benar-benar menjadi tumpuan utama serangan Red Sparks.
Tim tamu unggul jauh 7-2 berkat performa luar biasa sang opposite. Blok dari Park Eun-jin membawa Red Sparks memimpin 8-2 pada pergantian sisi lapangan.
Baca Juga: Bojan Hodak Akui Persib Banyak Melakukan Kesalahan di Babak Pertama Saat Menghadapi Borneo FC
Spike terakhir dari Pyo Seung-ju memastikan kemenangan dengan skor 15-9.