Erick Thohir: PSSI Naturalisasi Lagi, Fokus Dua Posisi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:55 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat memberikan keterangan terkait pemain naturalisasi baru yang akan diproses PSSI untuk membantu Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026, 22 Februari 2025, di Jakarta.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat memberikan keterangan terkait pemain naturalisasi baru yang akan diproses PSSI untuk membantu Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026, 22 Februari 2025, di Jakarta.

SportlinkNews - Guna menambah kekuatan Tim Nasional Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, PSSI kembali akan melakukan naturalisasi untuk dua posisi, kiper dan lini tengah. 

Total ada tiga pemain yang akan diproses naturalisasinya mulai pekan depan. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di GBK Arena, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2025.

Setelah kemarin Ole Romenij sudah keluar surat-suratnya dari FIFA dan dipastikan bisa turun melawan Australia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, 20 Maret mendatang, kini PSSI menilai skuat Garuda butuh penguatan pemain lagi.

Baca Juga: Thom Haye Ikuti Derby Persib Vs Persija, Akui Liga 1 Semakin Berkembang

"Di posisi kiper, kita memang ada Marteen Paes, dia luar biasa. Kita sudah bicara dengan dia bahwa persaingan itu diperlukan, dan dia sangat welcome," kata Erick.

Sebagai pemain utama di klubnya, FC Dallas, tentu ujar Erick, Marteen juga memiliki risiko cedera. Untuk itu dibutuhkan pemain tambahan.

"Alhamdulillah setelah proses lama, diskusi lama, Emil Audero Mulyadi kini sudah mulai prosesnya. Ini jadi salah satu pilihan kita untuk bergabung bersama Timnas," tambahnya.

Nama Emilio sendiri, tidak asing di telinga penggemar sepak bola nasional. Dia sudah lama berkarir di Liga Italia Serie A maupun Serie B, pernah membela Juventus, Inter Milan, Como, Palermo, dan Samdoria.

Baca Juga: Simone Inzaghi: Inter Milan vs Feyenoord akan Jadi Pertandingan Besar

Artinya, ujar Erick, dengan masuknya Emilio, Tim Nasional Indonesia punya dua kiper yang kokoh untuk pilihan utama.

Sementara untuk kiper ketiga, PSSI memproyeksikan untuk kiper muda dari Liga 1

"Ini agar kiper muda ini juga bisa belajar kepada senior-seniornya," imbuh Menteri BUMN itu.

Untuk posisi lini tengah, Erick menilai Tim Nasional Indonesia tidak memiliki banyak alternatif pemain.

Baca Juga: Megawati Bawa Red Sparks Tundukkan GS Caltex, Naik ke Peringkat Dua Klasemen

Skuat Garuda saat ini, menurutnya, memang memiliki Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, Ricky Kambuaya, Marc Klok dan lain-lain, tetapi menurutnya cadangannya tidak banyak. 

Setidaknya, Erick menilai di posisi ini, Timnas memerlukan tambahan lima pemain lagi.

"Akhirnya pilihan yang selama ini sudah kami coba ajak bicara, dan akhirnya mau adalah Joey Pelupessy," tukas Erick.

"Dia keturunan Maluku, pernah bermain di Eredivisie Liga Inggris, Sheffield Wednesday, dan kini bermain di Liga Beligia, saya rasa dia bisa mendukung lini tengah kita yang saat ini memang kekurangan," ucapnya lagi.

Baca Juga: Belajar Sport Science Bersama KONI: Lilik Sudarwati Soroti Pentingnya Sosialisasi Sport Science ke Semua Pihak

Selain Joey, juga ada satu pemain lagi di lini tengah yang kini telah setujui untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia yakni Dean James. James bermain di Eredivisie klub Go Ahead Eagles dan dia adalah starter.

"Dia keturunan Indonesia dari kakeknya yang dari Semarang dan Ibunya yang lahir di Surabaya. Dia bisa menebalkan kekuatan left back wing yang juga bisa bermain di left midfield," tambah Erick menjelaskan.

Erick mengaku pihaknya telah melaporkan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto untuk proses naturalisasi ketiga pemain tersebut, dan sambutannya sangat baik. Menpora pun, kata Erick juga mempersilakan.

Baca Juga: Final Liga 2 2024-2025 PSIM Yogyakarta Vs Bhayangkara FC Resmi Digelar di Stadion Manahan Solo

"Minggu depan, kita akan segera proses. Kami akan mengejar supaya mereka bertiga bisa bermain di Maret mendatang, untuk itu kita berusaha untuk mendorong bersama-sama suratnya," tuturnya.

"Senin malam, saya juga ada rencana untuk bertemu Komisi 10 guna memastikan dukungan DPR. Jadi ini usaha kami fokus untuk memastikan penguatan tim agar kita bisa meraih mimpi bersama yakni tembus ke Piala Dunia," pukasnya kemudian.






Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X