SportlinkNews - Mohamed Salah terus menunjukkan performa impresif bersama Liverpool di berbagai kompetisi.
Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017, ia selalu menjadi pemain kunci bagi The Reds dan konsisten menjadi pencetak gol terbanyak tim setiap musim.
Kapten Timnas Mesir ini juga telah mengoleksi hampir semua trofi bergengsi bersama Liverpool, termasuk Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Baca Juga: PSSI Pertimbangkan JIS Jadi Kandang Timnas Indonesia, Tidak Ganggu Jadwal Persija
Hingga saat ini, Salah telah mencatatkan 388 penampilan di berbagai ajang, dengan torehan 241 gol dan 110 assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif dalam sejarah klub.
Pada musim 2024-2025, statistik Salah semakin impresif. Dari 39 pertandingan yang telah ia jalani, pemain berusia 31 tahun ini berhasil mencetak 30 gol dan memberikan 22 assist untuk Liverpool.
Kesuksesan dan produktivitasnya membuat banyak pihak membandingkannya dengan Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Neymar Kembali Dilirik, Sanggupkah Menjawab Tantangan Barcelona?
Beberapa bahkan menyebut bahwa Salah lebih hebat dibandingkan Ronaldo selama berkarier di Liga Inggris.
Namun, mantan bek Manchester United, Mikael Silvestre, memiliki pandangan berbeda.
Menurutnya, Salah masih belum mencapai level yang sama dengan Ronaldo, yang dianggapnya sebagai pemain sayap terbaik dalam sejarah Premier League.
Baca Juga: Pelatih PSIS Gilbert Agius: Bukan Laga yang Mudah, Persija Tim yang Berbahaya
"Mohamed Salah tidak diragukan lagi adalah pemain hebat di Premier League."
"Ia mampu mencetak gol serta menciptakan peluang di momen-momen penting dan tampil konsisten sepanjang musim," ujar Silvestre.
Artikel Terkait
Aturan Baru '8 Detik' Kiper akan Diterapkan Musim Depan, Siapkah Wasit dan Pemain?
Vinicius Junior Beberkan di Balik Penolakan Ballon d'Or
Rekannya Minum Air, Lamine Yamal Menjauh Demi Ibadah Puasa
PSV vs Arsenal: Misi The Gunners Akhiri Tren Buruk di Liga Champions 2025
Anthony Ginting Mundur dari All England 2025, Skuat Indonesia Kehilangan Satu Kekuatan di Tunggal Putra