Kevin Diks Klarifikasi Cedera dan Kecam Rasisme Suporter Indonesia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 8 Maret 2025 | 02:30 WIB
Pemain Tim Nasional Indonesia yang membela FC Copenhagen, Kevin Diks.
Pemain Tim Nasional Indonesia yang membela FC Copenhagen, Kevin Diks.

SportlinkNews - Pemain Tim Nasional Indonesia, Kevin Diks akhirnya buka suara terkait cedera yang dialaminya dalam laga FC Copenhagen kontra Chelsea pada leg pertama babak 16 besar UEFA Conference League.

Melalui akun resminya di X, Diks mengecak aksi suporter Indonesia yang melakukan spam pelecehan rasis di Istagram pemain Chelsea, Trevoh Chalobah pasca cederanya tersebut.

Diks mengatakan bahwa cedera yang diperolehnya itu adalah kesalahannya sendiri dan dia tidak mendukung atau menoleransi rasisme atau diskriminasi dalam bentuk apapun.

Baca Juga: Sirkuit Jerez Rusak Diterjang Banjir Dahsyat, MotoGP Spanyol Terancam Dipindahkan

"Saya melihat adanya pelecehan rasial terhadap @TrevohChalobah di Instagram terkait cedera saya. Itu adalah kesalahan saya sendiri," tulisnya.

"Saya tidak menoleransi rasisme atau diskriminasi dalam bentuk apapun. Setiap orang berhak diperlakukan dengan rasa hormat dan kesetaraan," tegasnya kemudian.

Seperti diketahui bila bek Chelsea itu menjadi sorotan setelah insiden yang melibatkan dirinya dan Diks pada laga yang berlangsung di Parken Stadium, Jumat dini hari kemarin, 7 Maret 2025.

Baca Juga: Sergio Aguero Nyaris Celaka di Sirkuit, Bukannya Kapok Malah Ingin Bikin Tim Balap Formula E

Insiden itu membuat sejumlah oknum suporter Indonesia geram, karena Diks kini terancam tidak bisa memperkuat Tim Nasional Indonesia pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Maret ini, Indonesia akan memainkan dua laga penting melawan Australia pada 20 Maret 2025 dan Bahrain, 25 Maret 2025.

Aksi yang dilakukan oleh suporter Indonesia itu juga dikomentari oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji yang mengaku geram karena masih ada suporter Indonesia yang masih melakukan hal seperti itu di sosial media.

Baca Juga: Jelang UFC 313, Justin Gaethje Berharap Menang tanpa Banyak Luka saat Hadapi Rafael Fiziev

Hal itu dinilainya sangat merugikan untuk nama besar Timnas Indonesia.

"Sangat disayangkan hal-hal seperti itu masih terjadi. Saya berharap kedepannya tidak terjadi lagi, stop untuk menyudutkan pemain lawan, jangan terulang lagi," katanya.   


 
 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: X @KevinDiks_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X