SportlinkNews - Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan bahwa tidak ada alasan khusus dalam keputusannya untuk tidak memanggil Asnawi Mangkualam dalam skuad saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers jelang laga melawan Australia, Rabu (19/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, salah satu wartawan menanyakan absennya Asnawi dalam pemanggilan timnas kali ini.
Baca Juga: Debut Patrick Kluivert Diprediksi Sulit, Media Inggris Ramalkan Kekalahan Timnas Indonesia
Seperti diketahui, Asnawi hampir selalu menjadi bagian dari timnas di era kepelatihan Shin Tae-yong, bahkan pernah menyandang ban kapten pada periode 2021 hingga 2023.
Menanggapi pertanyaan itu, Kluivert menyatakan bahwa tidak ada pertimbangan khusus yang membuatnya tidak memasukkan nama Asnawi ke dalam daftar pemain.
Ia menekankan bahwa banyak pemain berkualitas lainnya yang juga tidak dipanggil untuk pertandingan kali ini.
Baca Juga: Jay Idzes: Laga vs Australia Bisa Jadi Momen Bersejarah Sepak Bola Indonesia
"Tidak, tidak ada alasan khusus untuk tidak memanggil Asnawi," ujar Kluivert dalam konferensi pers.
"Ada banyak pemain lain yang juga tidak masuk skuad. Yang terpenting saat ini adalah pertandingan besok, bukan siapa yang ada atau tidak ada di dalam tim."
Pelatih asal Belanda itu juga menyatakan kepuasannya terhadap skuad yang telah ia pilih untuk menghadapi Australia.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Australia, Patrick Kluivert Siap Akhiri Rekor Buruk
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah persiapan pertandingan dan kerja keras para pemain.
"Saya sangat senang dengan skuad yang ada saat ini. Kami harus bekerja keras untuk laga besok," tambahnya.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Liga 1 2024/2025 Hingga Pekan ke-27, Persebaya Raih Banyak Poin di Laga Kandang
Meski Sempat Absen Bermain, Performa Moussa Sidibe di Liga 1 2024/2025 Layak Diacungi Jempol
Bungkus 90 Kemenangan Marc Marquez Samai Rekor Angel Nieto, Bersiap Kejar Rekor Valentino Rossi
Tidak Sekedar Balap, F1 Grand Prix Australia Lakukan Sosialisasi dan Program Berkelanjutan Inklusif
Red Sparks Gagal Finis Runner-Up V-League 2024, Kandas 2-3 dari Hi-Pass