SportlinkNews - Jelang laga ke-8 lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indonesia sedikit mendapatkan keuntungan dengan absennya dua pilar Bahrain pada laga yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 25 Maret mendatang.
Bahrain akan kehilangan Ahmed Al-Sherooqi yang meninggalkan Timnas Bahrain sehari setelah laga melawan Jepang, 20 Maret mendatang.
Dia pun tidak bertolak menuju Indonesia, tetapi langsung kembali pulang karena ada alasan keluarga.
Baca Juga: Habis Sudah Wakil Indonesia di Tunggal Putri Swiss Open 2025, Putri KW kandas di Tangan Chen Yu Fei
Satu pemain lagi yang tidak akan memperkuat Bahrain adalah Hamad Al-Shamsan. Dia mengalami cedera otot hamstring saat pertandingan melawan Jepang kemarin, menurut rilis resmi dari Federasi Bahrain, Jumat lalu, 21 Maret 2025.
Meski begitu, skuat Garuda harus waspada. Mengingat Bahrain masih memiliki banyak pemain pengganti dengan kualitas sama.
Keduanya merupakan pemain tambahan yang dipanggil Dragan Talajic saat melakoni turnamen Gulf Cup 2025, sebelum lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini berlanjut.
Baca Juga: Adidas dan Olympique Lyon Rilis Koleksi Retro Ikonik untuk Sepak Bola Wanita
Keduanya juga tidak menjadi bagian dari skuat Bahrain saat pertemuan pertama melawan Indonesia tahun lalu.
Baik Bahrain maupun Indonesia sama-sama menelan kekalahan di laga sebelumnya.
Indonesia dipecundangi Australia dengan poin besar 1-5, sementara Bahrain meski kalah, tetapi mereka mampu menahan Jepang untuk membuat gol tidak lebih dari dua.
Baca Juga: River Plate Pamerkan Dukungan Suporternya Jelang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Laga nanti akan menjadi krusial bagi kedua tim, mengingat Bahrain dan Indonesia sama-sama membutuhkan kemenangan guna menjaga asa finis di posisi 3/4 Grup C di akhir penyisihan nanti.
Keduanya sama-sama mengoleksi 6 poin dari tujuh laga dan menempati peringkat berdampingan di klasemen grup, Indonesia di peringkat empat dan Bahrain di posisi lima.
Kendati poin sama, tetapi Indonesia lebih unggul dalam produktivitas gol, 7-14 berbanding 5-12.
Artikel Terkait
Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Belum Tertutup, tapi Skuat Garuda Harus Berhitung Ulang
Jika Kalah dari Bahrain, Timnas Indonesia Terancam Tergusur Malaysia di Ranking FIFA
Patrick Kluivert Optimis Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia Tanpa Hilgers, Hubner dan Oratmangoen Siap Tampil Lagi
Timnas Indonesia Siap Bangkit, Hindari Kesalahan Demi 3 Poin Lawan Bahrain