Habis Sudah Wakil Indonesia di Tunggal Putri Swiss Open 2025, Putri KW kandas di Tangan Chen Yu Fei

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 23 Maret 2025 | 02:46 WIB
Langkah satu-satunya wakil Indonesia di tunggal putri Swiss Open 2025, Putri Kusuma Wardani terhenti di semifinal.
Langkah satu-satunya wakil Indonesia di tunggal putri Swiss Open 2025, Putri Kusuma Wardani terhenti di semifinal.

SportlinkNews - Habis sudah wakil Indonesia di tunggal putri Swiss Open 2025.

Putri Kusuma Wardani sebagai satu-satunya wakil akhirnya tersingkir dari persaingan gelar juara usai takluk di tangan tunggal Cina, Chen Yu Fei.

Hingga pertemuan ketiga, sejauh ini Putri belum bisa meruntuhkan dominasi unggulan kelima itu.

Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu, 22 Maret 2025, waktu setempat, Putri kembali tunduk 15-21, 14-21.

Baca Juga: Cedera Pemain Jadi Faktor Utama Fluktuasi Peringkat di Liga Voli Korea Putri

Secara permainan, Putri menilai lawannya itu hampir sama polanya dengan pertemuan mereka pekan lalu di All England 2025. 

Hanya saja, kali ini dirinya mengaku memang banyak melakukan kesalahan sendiri.

"Sebaliknya, Chen Yu Fei hari ini benar-benat bermain dengan rapi. Akurasinya pun hampir sempurna," tegas tunggal peringkat 11 dunia tersebut.

"Dia hanya meladeni permainan saya, memberikan banyak ruang untuk saya menyerang. Tapi, sebaliknya, malah saya jadi kurang tahan dan terburu-buru," tukasnya.

Baca Juga: Kekalahan Timnas Indonesia dari Australia, Bukti Filosofi Total Football Tak Bisa Seketika Berjalan

Torehannya di turnamen BWF World Tour 300 ini menyamai pencapaiannya di Thailand Masters 2025 Februari lalu. Ini pun jadi semifinal keduanya di tahun ini.

Berbicara evaluasi dari tur Eropa ini, Putri menilai dirinya harus meningkatkan ketahanan di lapangan dan meningkatkan cara bermain.

"Saya di dua turnamen ini kalah dengan pemain yang sama. Jadi ini pekerjaan rumah yang harus saya perbaiki kedepannya, jangan sampai bertemu lagi kembali kalah lagi," tegasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X