Gelandang asal Spanyol berusia 34 tahun itu membuktikan bahwa ia tidak cuma piawai dalam mencetak gol, tetapi juga menjadi penyumbang buat rekan-rekannya yang lain.
Sedangkan Borneo FC, di sisi lain, berbanding terbalik dengan statistik Maung Bandung.
Top scorer mereka, Leo Gaucho, sebenarnya tampil apik dengan torehan tujuh gol, tetapi ia pergi menuju klub Turki, Genclerbirligi pada Januari silam.
Baca Juga: Borneo FC Samarinda Dihantam Banyak Masalah, Joaquin Gomez: Ini Kesempatan untuk Menjadi Lebih Kuat
Borneo kini hanya menyisakan empat striker yang semuanya baru mengoleksi empat gol. Namun, ada sosok Matheus Pato dan Habibi Jusuf yang sangat berbahaya.
Pato misalnya, memberikan sumbangsih nyata dengan empat gol dan satu assist sejak kembali ke Borneo FC pada pertengahan musim. Sedangkan Jusuf yang baru bermain 13 kali sudah menceploskan empat gol.
Mariano Peralta juga penyumbang assist terbanyak dengan delapan assist, disusul Stefano Pilipaly (4 gol dan 4 assist), dan Kei Hirose (3 assist).
Baca Juga: Legenda MotoGP Kevin Schwantz Ramal Masa Depan Pedro Acosta
Kondisi tersebut tentunya patut diwaspadai Persib, sebab banyak pemain Borneo yang memiliki kemampuan mencetak gol di luar posisi striker. Persib tidak boleh terkecoh hanya pada 1-2 pemain Borneo FC saja.
Artikel Terkait
Borneo FC Hentikan Laju Dewa United Lewat Gol Cepat Kei Hirose, Riekerink Kecewa Berat
Pesan Penting Umuh Muchtar: Persib Jangan Jemawa Dulu, yang Penting Fokus!
Red Sparks Vs Pink Spiders: Megawati Dituntut Hentikan Tarian Ratu Bola Voli Kim Yeon kyung
Megawati Menyala Cetak 40 Poin, Red Sparks Tunda Pesta Pink Spiders