SportlinkNews - Piala Asia U17 2025 tidak memperebutkan hadiah uang tunai, tetapi turnamen ini salah satu turnamen yang paling dinanti.
Mengingat ajang ini menjadi pintu untuk menuju panggung dunia Piala Dunia U17 2025, November mendatang di Qatar.
Bagaimana tidak, karena dengan format baru, Piala Dunia U17 edisi kali ini memberikan kesempatan lebih besar untuk tim-tim Asia.
Dengan diikuti total 48 negara peserta, Asia mendapatkan jatah besar dengan 8 tim terbaik dari Piala Asia U17 ini.
Baca Juga: Gambar Resmi Air Jordan 3 Rare Air untuk Semua Jenis Kelamin
Piala Asia U17 ini berlangsung pada 3-20 April 2025, diikuti oleh 16 tim Asia yang sebelumnya telah lolos kualifikasi. Mereka terbagi ke dalam empat grup, dengan masing-masing dihuni oleh empat tim.
Timnas U17 Indonesia tergabung di Grup C bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Indonesia sudah bisa menaklukan tantangan pertama dengan mengalahkan Korea 1-0.
Laga melawan Yaman U17 ini akan menjadi ujian tersendiri bagi skuat Garuda.
Melihat bagaimana konsistensi permainan Timnas U17 dan seberapa kuat mentalitas para pemain bertanding di turnamen sebesar ini.
Baca Juga: Resmi Dirilis, Jersey 100 Tahun Colo-Colo Hadir dengan Desain Ikonik
Karena, meskipun tidak ada hadiah uang seperti turnamen senior, status juara dan jalur ke Piala Dunia U-17 menjadi tentu saja menjadi insentif tertinggi.
AFC hanya menyediakan trofi sebagai simbol supremasi Asia, yang akan diserahkan secara simbolis usai final, lalu dikembalikan ke konfederasi.
Sang juara akan membawa pulang replika sebagai kenang-kenangan resmi. Tak hanya dinyatakan sebagai tim terbaik, individu-individu berprestasi juga akan mendapatkan pengakuan.
Penghargaan seperti Pemain Terbaik (MVP), Top Skorer, Kiper Terbaik, dan Tim Fair Play siap diberikan kepada mereka yang tampil konsisten sepanjang turnamen, serta mendali dari AFC.
Baca Juga: Kevin Diks Yakin Timnas Indonesia Bisa Bangkit di Kualifikasi Piala Dunia
Namun hadiah sesungguhnya datang dalam bentuk kesempatan menuju panggung besar dunia.
Untuk meraihnya, tim-tim harus finis di dua besar klasemen grup masing-masing agar bisa melangkah ke perempat final dan otomatis mengamankan tempat di Piala Dunia U-17.
Sehingga meskipun tak ada nilai uang di atas kertas, Piala Asia U17 tetap menyimpan "emas" yang jauh lebih berharga, yakni pengalaman internasional, eksposur global, dan potensi mengangkat nama bangsa dari sepak bola.
Artikel Terkait
Jelang Lawan Korea di Piala Asia U17 2025, Timnas U17 Indonesia Dinilai Siap Secara Mental dan Fisik
Piala Asia U17 2025: Erick Thohir Minta Timnas U17 Indonesia Tak Gentar dan Tidak Takut Kejar Mimpi ke Piala Dunia 2025
Menang 1-0, Timnas U17 Indonesia Akhiri Rekor Buruk Lawan Korea di Piala Asia U17
Nova Arianto Bangga Timnas U17 Kalahkan Korea Selatan, Pembinaan PSSI Mulai Berbuah
Pesan Sang Kapten Timnas U17 Indonesia, Jangan Buat Malu Bangsa dan Bawa Pulang Tiga Poin