FAT mengajukan dua opsi. Yang pertama adalah menambah jumlah pemain untuk setiap tim dari 20 menjadi 23.
Yang kedua adalah menambah jumlah grup untuk mengurangi jumlah pertandingan. Pada akhirnya, opsi kedua menang karena memastikan setiap tim bermain minimal tiga hari per pertandingan.
Selain itu, tim-tim tersebut mempertahankan 20 pemain yang sama untuk menghindari peningkatan biaya.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Ganda Campuran Indonesia Siap Beri Kejutan Lawan dan Curi Poin
Format baru tersebut akan menunggu persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
"Format ini diharapkan dapat disahkan dengan lancar," kata surat kabar Thailand, Siam Sports.
SEA Games ke-33 akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 20 Desember. Sepak bola akan mempertandingkan empat cabang olahraga: sepak bola putra, sepak bola putri, futsal putra, dan futsal putri. Thailand menargetkan untuk memenangkan keempat medali emas.
Baca Juga: Neat Burger, Usaha Patungan Lewis Hamilton dan Leonardo DiCaprio Bangkrut
Cabang sepak bola putra akan diselenggarakan di tiga provinsi tuan rumah: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Semifinal dan final putra akan diselenggarakan di Bangkok.
Sebelumnya, tuan rumah Thailand juga menetapkan bahwa hanya pemain U22 yang lahir sejak 1 Januari 2003 dan seterusnya yang dapat bermain di cabang sepak bola putra.
Batasan usia ditentukan oleh negara tuan rumah. Thailand menyatakan bahwa tidak menggunakan pemain yang berusia di atas 18 tahun adalah untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan peluang bagi talenta muda untuk memiliki lebih banyak peluang untuk bersaing dan berkembang, sekaligus menciptakan lapangan bermain yang lebih adil bagi semua tim yang berpartisipasi.
Baca Juga: Megawati Main Besok, Yuk Intip Aksinya Bersama Gresik Petrokimia
Sepak bola putra SEA Games telah menggunakan pemain U-23 sebagai pengganti Tim Nasional sejak 2001. Pada 2017, usia diturunkan menjadi U-22, untuk menyamai putaran final Asia U-23 yang berlangsung bergantian pada tahun genap.
Setelah 12 turnamen menggunakan tim U-22 dan U-23, dua turnamen menggunakan pemain yang berusia di atas 18 tahun dan Vietnam memenangkan keduanya di bawah pelatih Park Hang-seo.
Pada 2019 di Filipina, U-22 Vietnam menambahkan gelandang Do Hung Dung (lahir 1993) dan Nguyen Trong Hoang (1989).
Artikel Terkait
PSSI Malaysia Cuma Izinkan Satu Pemain Gabung ASEAN All-Stars Melawan Manchester United
Bhayangkara FC Tolak Wacana Timnas Muda jadi Satu Tim di Kompetisi Liga 1: "Kami Jadi Korban Tahun Lalu"
Cyrus Margono Dipantau Langsung Pelatih Kiper Timnas, Lampu Hijau ke Skuat Garuda?
Pernyataan Keras Pelatih Malaysia, Kirim Surat Tantangan Kepada Vietnam Sebelum Pertandingan Krusial
Dihajar Milan 3-0, Simone Inzaghi Sebut Inter Kelelahan Fisik dan Mental
Juventus Harus Tumbuh Menjadi Jahat Usai Dipermak Parma