SportlinkNews - Pemberian kewenangan lebih besar kepada beberapa Asosiasi Provinsi dan evaluasi kinerja Komite Eksekutif PSSI akan menjadi salah satu poin penting yang akan menjadi pembahasan dalam Kongres Tahunan PSSI 2025.
Kongres ini akan berlangsung berdekatan dengan agenda penting lainnya yakni, lanjutan putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 5 Juni 2025 dan perayaan Idul Adha pada 6 Juni 2025, di Jakarta.
"Peserta kongres masih merupakan peserta yang lama, dengan agenda utama yang bersifat normatif. Namun, ada beberapa poin penting yang akan menjadi pembahasan, terutama terkait perubahan statuta organisasi," kata Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi di Kantor LIB, Jakarta, Senin, 28 Aprol 2025.
Baca Juga: PUMA Luncurkan Sepatu Ultra Racetracks Edisi Miami, Penuh Warna dan Kecepatan
Salah satu perubahan yang direncanakan adalah pemberian kewenangan lebih besar kepada beberapa Asprov untuk meningkatkan efektivitas keanggotaan.
Selain itu, akan dibahas pula evaluasi dan peningkatan kinerja Komite Eksekutif PSSI, sejalan dengan tuntutan perbaikan tata kelola sepak bola nasional.
Mengenai isu perpanjangan periode kepemimpinan PSSI dari dua ke tiga periode yang sempat beredar, Yunus menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap drafting dan belum menjadi bagian resmi dari agenda kongres.
Baca Juga: Masuk Akhir Musim Liga 1 2025 yang Krusial, LIB Minta PSSI Tugaskan Wasit Tegas
"Semua proses masih berjalan, akan disosialisasikan terlebih dahulu, dan belum dipastikan apakah akan masuk ke dalam pembahasan final di kongres. Sementara isu ini belum masuk dalam agenda Rapat Pimpinan," jelasnya.
Selain perubahan statuta, Kongres juga akan membahas perubahan keanggotaan, khususnya terkait promosi klub-klub dari kompetisi yang lebih rendah ke tingkat atas.
Serta, laporan keuangan PSSI, baik yang berasal dari APBN sebesar Rp120 miliar maupun dari sponsor, akan dibuka secara transparan dalam kongres, menurut Yunus.
Baca Juga: Oakland Soul SC Rilis Jersey 2025 Bertema Butterfly Effect dan Soul Bloom
"Seluruh laporan keuangan akan dibuka untuk umum, termasuk pendapatan dari GSI dan laporan program dari PT Liga," katanya.
Terkait dengan struktur pelatih Tim Nasional, khususnya untuk SEA Games 2025, dan Direktur Teknis PSSI, menurut Yunus, belum ada keputusan final.
Hal ini, ujarnya, tidak akan diputuskan di Kongres Tahunan, tetapi di rapat Komite Eksekutif PSSI.
Artikel Terkait
HUT ke-95 PSSI: Garuda Siap Terbang ke Panggung Dunia
PSSI Buka Peluang Timnas Indonesia Lawan Rusia di FIFA Matchday September
PSSI Luncurkan Garuda Academy, Dukung Pengembangan Manajemen Olahraga
Aplikasi Sobat Liga Diluncurkan, Jawaban untuk Suporter Away di Stadion?
Masuk Akhir Musim Liga 1 2025 yang Krusial, LIB Minta PSSI Tugaskan Wasit Tegas