PSSI Gandeng Djarum Fondation, Kembangkan Sepak Bola Putri di Akar Rumput

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 29 April 2025 | 17:04 WIB
Ketua PSSI, Erick Thohir dan Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono menandatangani kerjasama untuk pengembangan sepak bola putri, di Jakarta, 29 April 2025.
Ketua PSSI, Erick Thohir dan Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono menandatangani kerjasama untuk pengembangan sepak bola putri, di Jakarta, 29 April 2025.

SportlinkNews - PSSI semakin fokus mengembangkan sepak bola putri di Indonesia, khususnya di akar rumput. 

Guna memperkuat pondasi sepak bola putri, PSSI menggandeng Djarum Foundation melalui berbagai program pembinaan usia dini hingga level kompetitif.

Kolaborasi ini resmi dilakukan dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua PSSI, Erick Thohir dengan Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Hartono, Selasa, 29 April 2025.

Baca Juga: PSIS Semarang Pecat Pelatih Gilbert Agius Buntut Kekalahan 2-5 dari Borneo FC Samarinda di Pekan ke-30 Liga 1

"Djarum Foundation percaya pada pentingnya pembangunan sepak bola dari level akar rumput, terutama di sektor putri. Kami sendiri tidak pernah membedakan antara program untuk putra dan putri, hasilnya sudah mulai terlihat saat ini," ucap Erick di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa, 29 April 2025.

Salah satu program pembinaan sepakbola usia dini yang sudah dijalankan oleh Djarum Foundation adalah MilkLife Soccer Challenge yang menargetkan usia di bawah 14 tahun dan telah menjangkau lebih dari 16.000 peserta selama hampir tiga tahun terakhir.

Program tersebut dinilai bisa menjadi fondasi pembentukan talent pool muda sepak bola putri Indonesia. 

Baca Juga: Kapten Persib Bandung Marc Klok Dikritik Habis-habisan oleh Bobotoh, Ini Jawabannya...

Lalu di level selanjutnya, di kategori U14 dan U16 ada Piala Pertiwi, sebagai kelanjutan dari pembinaan akar rumput secara menyeluruh.

Pengembangan sepak bola putri ini berbeda dengan model bulutangkis yang selama ini dilakukan oleh Djarum Foundation. Karena di sepak bola putri Djarum Foudation tidak membina seperti bulutangkis.

Namun, ujar Victor, secara prinsip tetap sama, yakni jumlah partisipan yang besar di level bawah dan pelatihan yang berkualitas sejak usia dini.

Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Antisipasi Lawan India, Indonesia Rombak Total Komposisi Pemain

"Jadi yang mainnya bagus mesti terus lawan atau latihan sama yang bagus juga, yang seumur dia, levelnya bagus. Lalu harus dapat pelatih yang bagus dari level bawah KU6, KU8, KU10, KU14, dan KU16, mendapatkan jam terbang lebih banyak," imbuhnya.

Sementara itu, Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya telah memiliki peta jalan pengembangan sepak bola putri yang telah dipaparkan ke FIFA, pemerintah, hingga parlemen. 

Namun, menurutnya, yang terpenting sekarang adalah bagaimana implementasi di lapangan.

Baca Juga: Ciro Alves Cabut dari Persib, Bojan Hodak Tidak Ambil Pusing

Ia menjelaskan, salah satu hambatan utama dalam menyelenggarakan Liga 1 Putri adalah minimnya jumlah pemain berkualitas. 

Namun, kondisi tersebut sekarang perlahan mulai berubah berkat program-program pembinaan usia dini bersama Djarum Foundation.

"Dulu kita hanya punya 7 pemain senior dengan rentang usia 15-18 tahun, sekarang sudah ada 15. Target kita 20 pemain, jika dibagi ke 8 klub, kita sudah bisa mulai membangun bintang untuk liga kita," tukas Menteri BUMN tersebut.  

Baca Juga: Ini Alasan Dipilihnya Cabang Olahraga Beladiri Beraksi di Jakarta Martial Arts Extravaganza

"Alhamdulillah, lewat program yang sudah mulai berjalan bersama Djarum Foundation ini talent pool yang kita miliki sekarang, khususnya pemain usia dini sudah mulai banyak sekarang," tambah Erick.

Dengan membangun fondasi yang kuat di bawah, maka piramidnya semakin ke atas (Timnas) dinilai akan kuat.

Pada tahap awal, liga-liga sepak bola putri kelompok usia ini akan difokuskan di wilayah Jawa dan Bali dengan 10 kota penyelenggaraan. 

Namun, kedepannya, Djarum dan PSSI bercita-cita untuk bisa melebarkan program ini ke luar Pulau Jawa.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X