Digadang Akan Membela Timnas Indonesia, Kapten Leeds United Ini Tak Ingin Berduet dengan Jay Idzes

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 2 Mei 2025 | 10:50 WIB
Kapten Leeds United Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari ibu.
Kapten Leeds United Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari ibu.

SportlinkNews - Kapten Leeds United digadang akan membela Timnas Indonesia. Tapi, Pascal Struijk tak ingin berduet dengan Mees Hilgers atau Jay Idzes.

Dalam sebuah sesi tanya jawab dengan suporter lewat platform X, Pascal Struijk tidak ragu menyebutkan Virgil van Dijk sebagai sosok impian untuk menemaninya di lini belakang.

Ya Virgil van Dijk memiliki keturunan Indonesia. Ayahnya bernama Ray van Dijk dan Ibunya Ruby van Dijk. Diketahui, Ibunya jika diurut garis keturunannya masih memiliki darah Indonesia yakni dari Suriname.

Baca Juga: Media Asing Soroti 3 Pemain Naturalisasi Baru Indonesia, Vietnam dan China Ketar ketir

Namun, itu tidak mungkin karena Virgil van Dijk telah membela timnas Belanda. Bek tengah yang didatangkan Liverpool dari Southampton seharga Rp 1,4 triliun pada 2017-2018 itu tentu lebih memilih berseragam Oranye ketimbang Merah Putih.

Van Dijk telah mengantongi 80 caps internasional bersama Belanda dan mengemas 9 gol.

Sementara itu, Struijk belum pernah mendapat undangan dari timnas Belanda senior. Ia hanya tiga kali bermain untuk Timnas Belanda U-17 pada 2016.

Baca Juga: Estetika Sepak Bola Kembali dengan Nike Killshot Tiempo

Pemain kelahiran Belgia 25 tahun silam ini mengaku telah lama menunggu undangan dari timnas senior Belanda. Tapi, ia kesal lantaran impiannya itu tak kunjung datang.

Ia mengungkapkan kekesalannya saat bertemu pelatih Timnas Indonesi Patrick Kluivert. Pascal Struijk kemungkinan besar akan dinaturalisasi PSSI untuk memperkuat timnas Indonesia.

Pascal Struijk mengaku pernah mendapat telepon dari manajer tim Belanda saat itu, Fernando Arrabal.

Baca Juga: Legenda Jerman Lothar Matthaus Kecantol Model Daun Muda

Dalam percakapan itu Arrabal hanya menanyakan kondisi fisiknya, dan situasinya dengan Belgia.

Pascal Struijk sendiri merasa obrolan itu sekadar basa-basi karena tidak ada kelanjutan, bahkan tidak pernah berbicara langsung dengan pelatih Luis van Gaal.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X