SportlinkNews – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa isu Indonesia akan keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sama sekali tidak benar.
Ia menilai kabar tersebut hanyalah hoaks yang justru mencoreng reputasi sepak bola nasional di mata dunia.
Dalam konferensi pers di GBK, Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025, Erick menegaskan PSSI kini fokus memulihkan kepercayaan sepak bola internasional usai dua insiden yang mencoreng citra Indonesia.
Baca Juga: Kunlavut Vitidsarn Hentikan Langkah Alwi Farhan di French Open 2025
"Kita tidak akan keluar dari AFC. Justru kita harus memulihkan kepercayaan internasional agar sepak bola Indonesia terus berkembang dan dihormati," tegas Erick.
Isu miring mengenai keanggotaan Indonesia di AFC mencuat setelah beredar kabar palsu yang menyebut Jepang, Korea, dan Irak akan hengkang dari organisasi tersebut.
Berita yang tidak memiliki sumber jelas itu sempat viral dan menimbulkan pertanyaan dari pihak AFC kepada delegasi Indonesia yang hadir di AFC Awards 2025 di Riyadh, Arab Saudi pekan lalu.
Baca Juga: Adidas Rilis Ulang Jersey Ikonik Arsenal 1992–1994, Simbol Kejayaan Era Highbury
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, yang mendampingi Erick dalam kesempatan itu, mengungkapkan bahwa rumor tersebut membuat delegasi Indonesia harus menjelaskan langsung kepada pejabat AFC.
"Media di AFC menanyakan sumber berita itu. Mereka heran kenapa muncul kabar seperti itu di media Indonesia, padahal tidak ada dasar atau pernyataan resmi dari siapa pun," ujar Yunus.
Erick menilai dua peristiwa belakangan, yakni pemutusan kerja sama dengan tim pelatih Patrick Kluivert dan merebaknya isu hoaks tentang AFC, menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
Baca Juga: Menpora Tegaskan Olahraga Indonesia Tak Dibekukan Meski IOC Hentikan Dialog
Menurutnya, reputasi sepak bola tidak hanya ditentukan dari performa di lapangan, tetapi juga dari integritas dan akurasi dalam penyebaran informasi.
"Kesalahan pemberitaan bisa berpengaruh besar terhadap citra kita di dunia internasional. Karena itu, kita harus lebih berhati-hati. Membangun kepercayaan itu butuh waktu, tapi sangat mudah hilang hanya karena satu isu yang tidak benar," ujarnya.
Erick menambahkan, karena situasi ini, PSSI juga tidak akan terburu-buru dalam menentukan pelatih baru Timnas Indonesia.
Baca Juga: Usai Absen Sembilan Bulan, Umar Nurmagomedov Siap Tunjukkan Kelas di UFC 321
Mantan Menteri BUMN itu ingin memastikan fondasi kepercayaan dan komunikasi internasional telah pulih sebelum mengambil langkah besar.
"Kita ingin semua berjalan dengan baik. Bukan sekadar cepat, tapi juga tepat," tutupnya.
Artikel Terkait
Kluivert Akhirnya Dipecat, PSSI Jangan Salah Lagi...
Mengenal Abdul Hamid BKN, Tokoh Muhammadiyah yang Membidani Kelahiran PSSI
Media AS Nilai Kegagalan Timnas Indonesia Bukan Karena Pemain, tapi Keputusan PSSI
Rumor Louis van Gaal Latih Timnas Indonesia, PSSI Masih Bungkam
PSSI Teliti Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Tak Mau Buru-buru