Erick Thohir Diserang Isu Aduan ke FIFA, Tegaskan Tuduhan Tak Benar

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 20 Februari 2026 | 23:40 WIB
Menpora Erick Thohir memberikan keterangan kepada media di Kemenpora, Jumat, 20 Februari 2026. (KEMENPORA)
Menpora Erick Thohir memberikan keterangan kepada media di Kemenpora, Jumat, 20 Februari 2026. (KEMENPORA)

Isu tersebut mencuat setelah media Malaysia, MYNewsHub, memuat artikel berjudul 'Erick Thohir Dalang Utama Yang Membuat Aduan kepada FIFA'.

Dalam tulisannya, media itu mengklaim Erick memerintahkan pihak tertentu untuk menyusun dan mengirim dokumen pengaduan ke FIFA terkait kasus naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia.

Bahkan, MYNewsHub menyebut memiliki sumber dari Amerika Latin yang diklaim dekat dengan FIFA dan menuding langkah itu dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap peningkatan performa Harimau Malaya.

Baca Juga: Hadapi Bhayangkara FC, Persik Kediri Siapkan Taktik Jitu Meredam Transisi Cepat

Erick pun menegaskan Indonesia tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan federasi negara lain. Ia memilih bersikap hati-hati dan tidak ingin memperkeruh situasi dengan komentar yang belum tentu berdasar.

"Terkait isu sanksi FIFA terhadap Malaysia, kita tidak perlu mengintervensi urusan negara lain. Fokus kita meningkatkan kualitas sepak bola nasional dan memperkuat persaingan di Asia Tenggara maupun Asia," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap proses disipliner berada di ranah otoritas sepak bola internasional.

Baca Juga: Wayne Rooney: Jangan Tinggalkan Man City Pep!

Pemerintah Indonesia, menurutnya, akan menunggu keputusan resmi dari AFC maupun badan terkait lainnya sebelum memberikan tanggapan lebih jauh.

Kasus ini sendiri bermula dari laporan federasi Vietnam yang mempersoalkan proses naturalisasi sejumlah pemain Malaysia.

Pada akhir September 2025, FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) serta beberapa pemain yang terlibat.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A Italia, Jay Idzes Buka Laga Pekan ke-25

Hukuman tersebut mencakup larangan tampil selama satu tahun, meski kemudian mendapat keringanan, serta denda dan pengurangan poin peringkat.

Dampak kasus tersebut juga berpotensi memengaruhi langkah Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Keputusan lanjutan dari AFC masih dinantikan setelah rangkaian pertandingan terakhir digelar.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X