Terima Kasih Ernando, Terima Kasih Garuda Muda

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 10 Mei 2024 | 07:05 WIB
Timnas U-23 Indonesia belum beruntung untuk melaju ke Olimpiade Paris 2024. (pssi)
Timnas U-23 Indonesia belum beruntung untuk melaju ke Olimpiade Paris 2024. (pssi)


  • Catatan M. Nigara
    Wartawan Sepak Bola Senior

SportlinkNews - Terima kasih Ernando Ari dan seluruh skuad Garuda Muda. Terima kasih Shin Tae-yong serta jajaran ofisial Garuda Muda. Meski kita gagal ke Olimpiade Paris 2024, tapi kalian telah memberikan harapan baru bagi sepak bola kita ke depan.

Langkah Garuda Muda terhenti di komplek INF Clairefontaine, Kamis (9/5). Pasukan STY kalah 0-1 dari Guinea, wakil Afrika.

Gol Guinea dicetak Ilaix Moriba lewat tendangan penalti pada menit ke-29, setelah Witan menjatuhkan Algassime Bah.

Baca Juga: Hasil Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea: Penalti Jebolan Barcelona Bikin Garuda Muda Gagal Lolos Olimpiade 2024

Laga play off yang disaksikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino itu berjalan cukup imbang.

Ini merupakan kegagalan kedua Indonesia menuju Olimpiade. Februari 1976, Iswadi dan kawan-kawan juga gagal ke Olimpiade Montreal. Laga penentuan di Stadion Utama Senayan, kita kalah dalam drama adu-penalti dengan Korea Utara.

Laga 120 menit, berakhir imbang 1-1, bahkan saat adu penalti, Indonesia sempat unggul 3-2, sayang dua penendang kita, Oyong Liza dan Anjas Asmara gagal. Kita kalah dalam sudden death, Korut akhirnya menang 5-4.

Baca Juga: Apakah Benar Leg Day Bisa Berpengaruh pada Hormon Testosteron? Berikut Faktanya

Wasit...
Sayang laga yang dimainkan sore hari di pusat pembinaan sepak bola Prancis itu, diwarnai sikap wasit yang kurang fair. Ujungnya, STY diberi kartu merah karena melakukan protes.

Awalnya wasit Francois Letexier, asal Perancis menunjuk titik putih kedua. Dewangga yang menggantikan Komang Teguh di babak kedua, dianggap melakukan pelanggatan di dalam kotak penalti.

Namun, dalam tayangan ulang (bukan versi VAR), kaki Dewangga lebih dulu menyentuh bola. Bahkan si kulit bundar terlihat bergerak ke sisi kiri, sedangkan Dewangga menekel dari sisi kanan Algassime Bah.

Baca Juga: Gary Neville Beralih Profesi Jadi Model, Wajah Baru Hawes & Curtis

STY protes pada wasit cadangan. Tak lama wasit tengah berlari sambil mengangkat kartu kuning. STY bertetiak: "Ball, ball, ball!"

Wasit Prancis itu langsung mengangkat kartu merah pada 74.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X