5 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Final Liga Champions

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 2 Juni 2024 | 08:26 WIB
Dani Carvajal dan Vinicius Junior mencetak gol kemenangan Real Madrid. (beinsport)
Dani Carvajal dan Vinicius Junior mencetak gol kemenangan Real Madrid. (beinsport)

SportlinkNews - Real Madrid mengalahkan Borussia Dortmund di final Liga Champions di Stadion Wembley, Minggub (2/6) dini hari. Berikut lima hal yang mungkin Anda lewatkan dari pertandingan di Wembley tersebut.

Real Madrid membuat sejarah dengan mengamankan trofi Eropanya yang ke-15 dengan kemenangan 2-0 di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Kedua gol dibukukan Dani Carvajal dan Vinicius Junior.

Tim Jerman tampil lebih baik di sebagian besar pertandingan, namun Karim Adeyemi dan Niclas Fullkrug tidak mampu memanfaatkan peluang terbaik mereka. Pengalaman tim Real Madrid yang penuh dengan superstar pada akhirnya menang dengan penampilan yang lebih baik di babak kedua.

Baca Juga: Real Madrid Raja Eropa dengan Rekor 15 Juara Liga Champions

Meskipun gol-gol dan aksi-aksi pengangkat trofi akan terlihat oleh semua penggemar yang menonton - baik di stadion atau di rumah - berikut adalah lima momen yang mungkin tidak langsung terlihat.

1. Jose Mourinho Menghibur Edin Terzic
Momen mengharukan antara dua pelatih

Jose Mourinho pernah berada di sana dan melakukannya di level tertinggi. Namun 'The Special One' juga tahu bagaimana rasanya berada di pihak yang kalah di pertandingan besar. Itu adalah momen yang mengharukan ketika kamera menangkap pria berusia 61 tahun yang sedang memeluk manajer muda Borussia Dortmund, Edin Terzic.

Mantan bos Real Madrid dan Chelsea ini bekerja sebagai pandit di liputan TNT Sports tentang acara tersebut, namun meluangkan waktu untuk menghibur rekan manajernya. Tim asuhan Terzic tampil bangga di panggung besar, namun rasa kekalahan akan menjadi beban berat di pundak sang pelatih.

Jose Mourinho memeluk manajer muda Borussia Dortmund, Edin Terzic. (givemesport)

2. Vinicius Junior Merayakan dengan Penuh Gaya
Pemain Brasil itu kembali mencetak gol krusial

Vinicius Junior dikabarkan mengalami demam tinggi menjelang bentrokan di London. Carlo Ancelotti mungkin mengambil risiko dengan memainkan pemain Brasil itu dan meninggalkannya di lapangan hampir sepanjang pertandingan.

Risiko itu terbayar ketika pemain sayap itu berhasil melewati Gregor Kobel untuk memastikan kemenangan dalam 10 menit terakhir.

Tidak ada tanda-tanda penyakit setelah peluit panjang berbunyi, pemain berusia 23 tahun itu terlibat sebanyak mungkin dalam selebrasi dengan bergabung dalam tim pendukung Real Madrid

Vinicius Junior adalah favorit penggemar di klub Spanyol tersebut dan kini diharapkan menjadi kandidat terdepan untuk memenangkan Ballon d'Or 2024.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: givemesport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X