SportlinkNews - Argentina akan membuka Copa Amerika 2024. Sebagai juara bertahan, Tim Tango yang dipimpin Lionel Messi ditantang Kanada.
Pertandingan pertama Grup A ini akan digelar di Mercedes Benz Stadium, Atlanta, Jumat (21/6) pagi pukul 07.00 WIB. Selain Argentina dan Kanada, grup ini juga dihuni Cile dan Peru.
Dengan delapan penghargaan Ballon d'Or atas namanya, Messi tidak diragukan lagi menjadi daya tarik bintang dan pemain kunci yang harus menjadi fokus Kanada.
Baca Juga: Copa America 2024: Messi Dibekali Jimat Signature Triunfo Dorado
Lionel Messi, yang sering dianggap sebagai yang terhebat sepanjang masa (goat), menghadirkan tantangan berat bagi tim mana pun. Keahlian, visi, dan kemampuannya yang luar biasa untuk mempengaruhi permainan menjadikannya ancaman yang unik.
Jesse Marsch, pelatih kepala baru Kanada, sangat menyadari hal ini dan mengakui tugas yang hampir mustahil untuk membendung Messi.
Apa yang dikatakan Marsch tentang Lionel Messi
Jesse Marsch, yang sebelumnya pernah melatih di Liga Champions bersama RB Leipzig melawan Paris Saint-Germain asuhan Messi, berbagi pemikirannya untuk kembali menghadapi Messi.
Baca Juga: Copa America: Alejandro Garnacho Kirim Pesan Inspiratif untuk Bersama Lionel Messi
“Tantangan Messi bukan hanya kualitasnya, tapi kemampuannya bergerak dalam permainan,” jelas Marsch.
“Dia tidak muncul di tempat yang sama sepanjang waktu, dia sangat pintar dalam menyerang dan bergerak keluar lini belakang. Kapan pun dia menguasai bola, cara dia menciptakan kombinasi dan memberikan kepercayaan diri, jeda, dan kualitas untuk tim sangatlah unik.”
Marsch menyoroti pentingnya kewaspadaan terus-menerus dan kesadaran spasial ketika berhadapan dengan Messi.
Baca Juga: Copa America: Susunan Pemain Argentina vs Kanada, Messi Tak Tersentuh
“Kuncinya adalah mewaspadai keberadaannya dan memastikan dia tidak berada di ruang terbuka. Kami perlu menutup ruang dan mempersulitnya,” tambah Marsch.
Marsch pernah menghadapi Messi sebelumnya, dan mencatat kesulitan untuk sepenuhnya menetralisir pemain dinamis seperti itu.
Artikel Terkait
Terungkap Teknologi Inovatif Euro 2024 Tidak Bisa Digunakan di Liga Elite Eropa
Emtek Group Jadi Pemegang Resmi Hak Siar Olimpiade Paris 2024 di Indonesia
Atlet Panjat Tebing Indonesia Bersaing di Olympic Qualifier Series 2024 di Budapest
Hasil EURO 2024: Gol Bomber AC Milan Bikin Serbia Batal Kalah dari Slovenia
Cristiano Ronaldo Diminta Cadangan, Performanya di Laga Perdana EURO 2024 Dinilai Melempem