SportlinkNews - Lamine Yamal telah memukau banyak orang selama 12 bulan terakhir. Dia terus melakukannya di Euro 2024.
Di usianya yang masih 16 tahun, dia sudah menjadi starter reguler untuk Spanyol. Lamine Yamel pasti akan menjadi pemain kunci untuk tim asuhan Luis de la Fuente.
Servisnya sangat dinanti selama pertandingan babak 16 besar melawan Georgia pada Minggu (30/6).
Baca Juga: Timnas Spanyol Terancam Langgar Hukum di Jerman karena Kehebatan Lamine Yamal di EURO 2024
Spanyol menapak ke babak 16 besar Euro 2024 dengan catatan fantastis di Grup B. La Roja tak terkalahkan dalam tiga pertandingan dengan konversi 9 poin. Mereka donasikan lima gol dan juga tak kebobolan.
Lamine Yamel memang belum merangkai gol dalam tiga laga di fase grup. Tapi, penampilannya sangat konsisten dan mampu memberi warna permainan La Roja.
Bukan hanya suporter yang dibuat terpesona oleh Lamine Yamal – rekan satu timnya juga takjub.
Baca Juga: Preview Spanyol vs Georgia Euro 2024: Pasukan Willy Sagnol Bakal Total Menggempur Spanyol
Nacho Fernandez, yang tidak lagi menjadi rival sang remaja karena kepergiannya dari Real Madrid, berbicara dengan ceria saat konferensi pers awal pekan ini (via MD).
“Lamine adalah kasus khusus. Kami membicarakannya dengan rekan satu tim kami, ketika kami berumur 16 tahun kami bersama teman-teman di sekolah membuat lelucon tentang satu sama lain. Saya membayangkan dia akan mewujudkan mimpinya, namun dia memiliki bakat dan potensi yang spektakuler," ujar Nacho.
“Dia anak yang baik, dia cocok dengan grupnya. Para pemain diukur dari apa yang kami lakukan di lapangan dan Lamine melakukan hal-hal yang luar biasa. Senang rasanya memiliki dia bersama kami di tim nasional.”
Tidak diragukan lagi Lamine Yamal akan menjadi pemain besar bagi Spanyol jika ingin menjuarai Euro 2024. Ia baru akan berperan penting bagi Barcelona saat musim domestik dimulai pada Agustus mendatang.
Artikel Terkait
Tim U-19 Indonesia Terus Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik Jelang ASEAN U-19 Boys Championship
Pentingnya Dukungan Psikolog Olahraga bagi Atlet, Pendampingan Sport Science KONI Pusat ke Pelatnas PBSI
Ragnar Oratmangoen Ungkap 3 Sosok Idola, Nabi Muhammad SAW Tetap yang Pertama
Copa America: Meski Sudah Tersingkir, Jamaika Bisa Bikin Repot Venezuela
MotoGP Belanda: Pembalap Ducati Francesco Bagnaia Lengkapi Hattrick di Sirkuit Assen