Euro 2024: Spanyol Vs Jerman, Luis de la Fuente Sebut Der Panzer Tim yang Lapar

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 1 Juli 2024 | 09:05 WIB
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente puas dengan penampilan timnya saat menekuk Georgia 4-1 di 16 besar Euro 2024. (JAVIER SORIANO)
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente puas dengan penampilan timnya saat menekuk Georgia 4-1 di 16 besar Euro 2024. (JAVIER SORIANO)


SportlinkNews - Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan timnya bisa saja mengalahkan Georgia 9-1 saat melaju ke perempat final Euro 2024.

La Roja tertinggal melalui gol bunuh diri Robin Le Normand. Namun bangkit kembali dengan kuat untuk meraih kemenangan 4-1 di Cologne, Senin (1/7) dini hari.

Dalam laga babak 16 besar Euro 2024 itu, Spanyol mendominasi permainan dan menciptakan beberapa peluang besar melawan tim paket kejutan Georgia.

Baca Juga: Euro 2024: Spanyol Vs Jerman di Perempat Final, Tantangan Lamine Yamal

Rodri, Fabian Ruiz, Nico Williams dan Dani Olmo mencetak gol untuk Spanyol, sementara pemain sayap berusia 16 tahun Lamine Yamal gagal mencetak dua gol yang bisa membuatnya dinobatkan sebagai pencetak gol termuda di Euro.

“Kami sangat senang karena kami tahu apa yang diperlukan untuk berada di sini, hal itu terlihat dari apa yang telah dilalui tim lain,” kata De la Fuente kepada televisi Spanyol.

“(Hasilnya) menipu karena bisa saja skornya 8-1 atau 9-1. Kami harus menderita, serangan balik adalah senjata mereka.

Baca Juga: Hasil Euro 2024: Spanyol ke Perempat Final Dipimpin Duo Penyerang Muda

“Mereka tidak berhasil melepaskan tembakan tepat sasaran dan kami berhasil menggagalkannya, jadi kami sangat senang.”

Rekor bersama juara Euro tiga kali Spanyol kini menghadapi tim terbaik turnamen lainnya, Jerman, di perempat final pada hari Jumat (5/7).

De la Fuente mengatakan kepada wartawan bahwa dia memperkirakan pertandingan sengit melawan tuan rumah di Stuttgart.

Baca Juga: Euro 2024: Prediksi Portugal Vs Slovenia, Pembuktian Kredibiltas

“Jerman adalah tim yang hebat, dengan individu-individu hebat dengan level tinggi, beberapa di antaranya yang terbaik di dunia,” kata pria berusia 63 tahun itu.

“Mereka terorganisir dengan baik dan disiplin, namun mereka akan menghadapi tim yang sangat mirip, dengan banyak komitmen, terorganisir dengan baik, sulit diatasi, sangat lapar, sangat ambisius.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: AFP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X