SportlinkNews - Paul Pogba, pesepakbola Prancis berbakat yang dikenal karena penampilannya yang mengesankan di lapangan, menghadapi masa yang penuh tantangan saat ia berjuang melawan larangan bermain sepak bola di seluruh dunia.
Bintang Juventus berusia 31 tahun itu terkena skorsing sejak Februari 2024 sehingga menyebabkan karir sepak bolanya terhenti. Pogba bertekad untuk membersihkan namanya dan kembali ke permainan yang dicintainya.
Skorsing tersebut bermula dari skandal doping yang mengguncang dunia sepak bola. Pada tahun 2023, Pogba dinyatakan positif mengalami peningkatan kadar testosteron, zat yang dilarang dalam olahraga.
Baca Juga: 7 Jenis Doping dalam Olahraga yang Perlu Diketahui, Ada yang Sulit Dideteksi
Meskipun dia berusaha membuktikan tidak bersalah, sampel 'B' miliknya juga memberikan hasil positif, sehingga menyebabkan larangan yang berkepanjangan.
Keputusan ini membuat Pogba dilarang berlatih bersama rekan satu timnya di Juventus atau berpartisipasi dalam pertandingan.
Optimisme Paul Pogba
Meski mengalami kemunduran, Pogba tetap menaruh harapan pada masa depannya. Dalam wawancara baru-baru ini dengan Forbes, dia mengungkapkan optimismenya.
Baca Juga: Pemain Baru Juventus Pamer Keahliannya dalam Latihan
“Sulit untuk jujur sepenuhnya. Sepak bola telah menjadi bagian hidup saya selama yang saya ingat. Namun, aku punya keluarga, keyakinanku, teman-temanku, dan penggemarku yang telah mendukungku, yang membuat segalanya lebih mudah. Semua akan baik-baik saja," kata Paul Pogba.
Banding Pogba kini akan disidangkan di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Meskipun dia tidak dapat berbicara secara rinci tentang banding tersebut, dia fokus untuk tetap bugar dan mempersiapkan sidang.
“Meski saya tidak bisa bicara banyak soal ini, semua jalan menuju tanggal banding. Sampai saat itu tiba, fokus saya adalah tetap bugar dan menantikan banding,” tambahnya.
Baca Juga: Teknologi dalam Olahraga – Lanskap Saat Ini, Peluang dan Kemungkinan Masa Depan
Kontrak Pogba di Juventus masih berlaku hingga 2026, namun jangka waktunya dikurangi karena ketidakmampuannya bermain.
Dia diperkirakan baru akan kembali bermain sepak bola pada Agustus 2027, ketika dia berusia 35 tahun, yang dapat berdampak pada rencana kariernya di masa depan.
Artikel Terkait
Atlet Dengan Medali Terbanyak di Olimpiade, 23 Emas Michael Phelps Belum Tersentuh
Celine Dion Goyang Olimpiade Paris 2024, Satu Lagu Bayarannya Rp32,5 Miliar
Adaptasi Lapangan Olimpiade, Gregoria dan Ginting Akui Ada Perbedaan Dibanding French Open Maret Lalu
Tantangan Berat Arne Slot di Liverpool: Mampukah Bertahan hingga Natal 2024?
Vakum Empat Tahun, Tour de Banyuwangi Ijen Masuk Kalendar Federasi Balap Sepeda Dunia