Komentar Indra Sjafri Tentang Timnas U-19 Indonesia Lawan Thailand di Final Piala AFF U19

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 28 Juli 2024 | 08:19 WIB
Muhammad Alfharezzi Buffon melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan Timnas U-19 Indonesia melawan Malaysia. (pssi)
Muhammad Alfharezzi Buffon melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan Timnas U-19 Indonesia melawan Malaysia. (pssi)

SportlinkNews - Para pemain Timnas U-19 Indonesia menangis. Mereka meluapkan emosi bahagia setelah menaklukkan Malaysia 1-0 pada semifinal Piala AFF U19 atau ASEAN U-19 Boys Championship 2024, Sabtu (27/7)

Muhammad Alfharezzi Buffon menjadi pembeda laga yang menengangkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Gol yang dibukukannya pada menit 78 memantik kemenangan Garuda Nusantara.

Pemain belakang itu memang tampil militan. Meski kepalanya harus dibalut dengan perban akibat cedera, dia tetap memberikan permainan terbaiknya.

Baca Juga: Jadwal Final ASEAN Cup U-19 2024: Indonesia Vs Thailand di Stadion Gelora Bung Tomo

"Kemenangan ini tentu sangat berharga, bukan karena saya tapi tim, pelatih dan ofisial yang telah bekerja keras," kata Alfharezzi Buffon.

Di satu sudut, pelatih Indra Sjafri tampak bersujud syukur. Sementara itu Bima Sakti tak kuasa menahan tangis sambil memeluk para pemain satu per satu.

“Saya bersyukur kita bisa ke final, pemain kerja keras selama 2x45 menit. Malaysia bukan lawan yang gampang tapi kami bisa selesai dengan baik," kata Indra Sjafri dalam jumpa pers usai laga.

Baca Juga: La Memo Lolos ke Perempat Final Rowing Olimpiade Paris 2024

Kemenangan ini mengantar Garuda Nusantara ke final dan akan menantang Thailand yang sebelumnya menekuk Australia 1-0.

"Seperti yang saya sampaikan kemarin, bahwa ini berarti final kedua buat saya di Jawa Timur. Mudah-mudahan Jawa Timur menjadi kota yang baik untuk saya,” pungkas Indra Sjafri.

Mengenai laga, menurutnya itu merupakan hasil kerja keras semua pemainnya. Dari menit pertama sampai menit 90, yang dilakukan pemain sangat berarti karena pemain bekerja keras dan bermain dengan komitmen.

Baca Juga: Latihan di Daerah Ketinggian? Kelebihan, Kekurangan, dan Perannya dalam Ilmu Olahraga

"Babak pertama kami melakukan formasi dengan 3-5-2 setelah itu kita lihat situasi dan kami mengubah dan perubahan itu yang membuat Malaysia ketinggalan 1-0 dan respon kami terhadap apa yang dilakukan Malaysia Alhamdulilah berjalan baik,” jelas Indra.

Lebih lanjut, Indra mengatakan timnya terus berkembang setiap laga. Dia pun optimistis meraih hasil positif di final melawan Thailand.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X